Bagikan :

5 Langkah Memulihkan Diri Dari TraumaKita semua pasti memiliki beberapa masa traumatis dalam hidup, terkadang bisa membekas di ingatan terlalu dalam. Setiap orang tentu berbeda dalam menyikapi, ada yang cuek, ada juga sampai mengalami depresi ketika mengingat trauma itu. Semua trauma bisa berangsur sembuh ketika kita tahu caranya bagaimana untuk menangani. Baca terus.

Ketika peristiwa traumatis terjadi dalam hidup kita, bukan berarti dunia kita berakhir. Justru, saya melihat peristiwa-peristiwa pahit didalam hidup saya pribadi, adalah sebagai peluang untuk pertumbuhan dan evolusi spiritual diri. Carl Jung pernah mengatakan dalam kutipannya, “Tiada kesadaran tanpa diawali rasa sakit”. Kesadaran yang berisi sebuah hikmah. Ketika kita belajar bagaimana menangani penderitaan dan memulihkannya, maka kita bisa memiliki perspektif yang lebih menyeluruh dan hidup dengan sadar. Berikut saya paparkan beberapa langkah mudah untuk memulihkan diri dari trauma pribadi.

1. Terimalah
Jangan mengabaikan, dan jangan pula melawan, biarkan perasaan itu mengalir. Penderitaan itu terjadi karena suatu alasan dan dimaksudkan supaya kita belajar lebih memaknai kehidupan. Banyak orang mencoba sekuat tenaga untuk melenyapkan rasa sakit, tetapi tidak akan berhasil sampai kita belajar untuk menerima dan berdamai dengannya. Pergilah ke tempat yang sepi, tenangkan diri, dan biarkan rasa sakit sepenuhnya ‘menguasai’ Anda. Setelah Anda merasakan sepenuhnya, Anda bisa mulai menyembuhkan pelan-pelan trauma itu. Tidak ada yang salah saat kita mengalami penderitaan, tetapi terus merasa menderita, akan menghambat kebahagiaan Anda.

2. Berikan waktu untuk diri sendiri
Anda tidak perlu terlalu memaksa menyibukkan diri ke dalam hingar-bingar kehidupan untuk menghilangkan trauma, karena jiwa Anda masih berada di dalam proses pemulihan. Sangat penting meluangkan waktu khusus yang berkualitas untuk diri sendiri. Ketika Anda mengambil waktu untuk menyelami peristiwa di masa lalu, mencerna, dan belajar memulihkan, Anda dapat memastikan bahwa Anda akan memiliki masa depan yang lebih bahagia.

3. Hadirkan kembali sukacita ke dalam hidup Anda
Ketika kita sedang mengalami trauma, terkadang kita merasa tak bersemangat lagi menjalani kehidupan. Dorong diri Anda sedikit demi sedikit untuk meraih hal-hal yang bisa membuat Anda bahagia. Sekarang adalah saat yang tepat untuk menyingkirkan beberapa ingatan-ingatan yang harus dihapus, dan memasukkan kembali diri Anda dengan makna dan tujuan.

4. Mulailah belajar memaafkan semuanya
Apakah Anda masih menyimpan dendam terhadap orang lain yang pernah menyakiti? Atau bahkan belum bisa memaafkan kesalahan diri Anda sendiri? Memang tidak mudah, tetapi memaafkan adalah adalah upaya terbaik untuk merevitalisasi jiwa Anda. Menyimpan dendam dan kemarahan hanya akan membuat Anda terjebak dalam rasa sakit, dan akan terus membuat Anda tersiksa setiap kali terbayang-bayang. Memaafkan adalah kuncinya. Temukan kekuatan dalam diri Anda untuk memaafkan dan melepaskan semua beban. Seiring waktu Anda akan kagum, betapa banyak perbedaan yang terjadi dalam kehidupan Anda. Itu artinya Anda telah berdamai dengan semua trauma, dan Anda tidak membiarkan penderitaan di masa lalu mengendalikan hidup Anda.

5. Setelah Anda sembuh, ambil hikmahnya
Dalam menghilangkan trauma masa lalu, ingatlah bahwa semuanya sudah berlalu. Jangan lagi memposisikan diri Anda sebagai mental korban. Apapun yang telah terjadi, selalu ingat dan yakinkan diri bahwa semua memori itu sudah berakhir karena berada di masa lalu, ambil hikmahnya. Hiduplah di masa sekarang, sudah saatnya Anda membuka lembaran baru yang lebih positif. Buat diri Anda merasa nyaman dengan pikiran-pikiran tersebut agar dapat lebih percaya diri.

Tidak ada jalan kehidupan yang berjalan mulus, suatu waktu kita diberikan kebahagiaan, terkadang juga kita dihempaskan sehancur-hancurnya hingga menyisakan trauma psikologis. Mulailah mengubah pola pikir bahwa segala hal yang dulu pernah terjadi pada Anda bukan berarti akan terulang kembali. Berpikir positif sangat membantu Anda dalam menjalani kehidupan sehari-hari agar segera lepas dari trauma. Tak ada salahnya untuk mulai percaya akan hal baik yang akan terjadi di masa mendatang. Ingatlah, sekelam apapun masa lalu Anda, masa depan Anda masih terbentang murni.





Loading...
Bagikan :