Bagikan :

pesimis, cara mengatasi pesimis, pesimistis adalah, pesimis dalam islam
6 Tips Yang Membantu Mengatasi PesimismeSeseorang yang pesimistis memiliki karakteristik melihat, berpikir, merasakan dan menafsirkan hal-hal di sekitar mereka pada sisi buruk/negatifnya saja. Mereka kesulitan memahami sisi baik dari berbagai hal. Tulisan berikut membagi beberapa tips untuk mengatasi pesimisme.

Karena tidak ada kebenaran absolut dan semuanya adalah masalah penafsiran, menjadi pesimis tidak lebih dari cara berpikir seseorang dalam kurun waktu yang cukup lama, sehingga pesimis berhubungan erat dengan karakter atau cara pandang seseorang dalam menanggapi suatu masalah/peristiwa yang sedang terjadi dalam hidupnya.

Ada banyak hal yang menimbulkan pesimisme di dalam diri seseorang, misalnya : kurangnya kepercayaan diri, minimnya komunikasi dengan orang lain, tidak adanya dukungan dari orang sekitarnya, tidak memiliki daya juang utuk bersaing, dsb. Sayangnya tidak semua orang bisa mempunyai pemikiran optimis. Dibawah ini ada kebiasaan yang mendorong Anda agar bersikap optimis.

1. Rubah pola pikir
Kita adalah hasil dari apapun yang kita pikirkan. Jika Anda setiap hari memberi makan pikiran Anda dengan berita-berita atau menonton tayangan yang banyak mengandung unsur negatif, maka secara tidak sadar Anda sudah mereduksi keyakinan diri. Anda tentu akan ikut-ikutan tertular menjadi orang yang negatif, tanpa kepercayaan diri, dan mudah putus asa.

Perkuat pikiran Anda dengan membaca artikel-artikel yang memperkaya jiwa Anda dan banyak memberikan solusi serta berbagi cara menyelesaian persoalan dengan hal yang positif. Dengan cara inilah Anda belajar bersikap optimis, membuka pintu untuk belajar dari setiap situasi. Karena pengalaman adalah guru terbaik bagi pengembangan diri Anda.

Baca Juga -  Cara Mengatasi Kebimbangan saat Krisis Seperempat Usia Hidup

2. Jauhi orang pesimistik
Semua jenis energi itu menular. Karena itu, mereka yang hidup di tengah orang-orang yang setiap hari hanya mengeluh saja, akhirnya menjadi “terkontaminasi” oleh pemikiran pesimistis ini.



Pilih secara hati-hati dengan siapa Anda berteman dalam hidup Anda. Tentu saja Anda akan merasa risih jika seorang teman setiap hari hanya berprasangka buruk, bukan? Sudah saatnya Anda memikirkan kembali pertemanan ini. Terlalu lama bergaul dengan orang-orang yang membawa energi negatif bisa membuat Anda jadi pesimis permanen. Putuskan hubungan ini jika dia tidak bisa ditegur secara baik-baik.

Enam tips untuk mengatasi sikap pesimis
Berikut ada 6 tips untuk menghilangkan pesimisme yang perlu Anda coba :

  • Buatlah daftar hal-hal baik yang sudah Anda miliki, tuluslah dalam mengucapkan terima kasih dan lebih sering melakukannya. Rasa syukur adalah alat yang ampuh untuk membuat diri bangkit dan berani menjalani kehidupan dengan optimis.
  • Pikirkan solusi. Ketika Anda merasa ingin mengeluh tentang sesuatu, batasi dorongan hati dan gantilah dengan pemikiran cerdas dan produktif.
  • Biasakan berbicara tentang hal-hal baik, tersenyum dan miliki selera humor yang baik. Jika Anda memutuskan untuk memancarkan pengaruh positif, Anda dapat melakukannya kapan saja.
  • Temukan hal-hal yang baik pada diri orang-orang. Sangat mudah untuk berpikir buruk tentang orang lain dan menyimpulkan ketidakbenaran dengan hanya menilai dari penampilan luarnya, tetapi ada baiknya mengendalikan kecenderungan ini dan mencoba mencari kualitas yang dimiliki setiap orang.
  • Berhentilah mengembangkan kebiasaan suka menyalahkan orang lain. Memang, sangat mudah untuk menyalahkan orang lain. Yang tersulit adalah introspeksi diri. Kendalikan sikap setiap kali Anda ingin menyalahkan orang lain. Sikap suka menyalahkan bukanlah cerminan orang optimistis. Karena orang optimis juga pernah melakukan kesalahan.
  • Hilangkan kecemburuan terhadap prestasi orang lain. Ketika kita iri pada pencapaian orang lain, kita hanya akan membuat kita pesimis, karena kita merasa seperti ‘kalah’. Lebih baik salurkan energi kecemburuan itu untuk berbuat lebih baik daripada bersikap iri




Loading...
Baca Juga -  4 Tips Supaya Bisa Tetap Bersaing Di Era Kompetitif
Bagikan :