Bagikan :

indian, indian amerika, kepercayaan indian amerika

Ajaran Moral Luhur dari Suku Indian AmerikaSuku Indian Amerika adalah penduduk asli Amerika. Mereka adalah pemukim pertama Amerika Utara yang datang dari Asia lebih dari 20.000 tahun lalu. Karena mengikuti hewan buruan, mereka mengembara melewati Selat Bering (dulu tanah genting, kini pemisah Asia dan Amerika Utara). Lambat laun mereka menetap dan berkembang menjadi berbagai suku.

Keyakinan penduduk asli Amerika berakar dalam budaya mereka. Mereka percaya segala sesuatu adalah suci, dari gunung terbesar sampai hewan terkecil. Sebuah pelajaran hidup dapat ditemukan dalam segala hal dan pengalaman, karena semuanya memiliki tujuan penciptaan. Singkatnya, ajaran spiritualitas suku Indian asli ini tentang Kehormatan, Cinta, dan Menghargai. Kita tidak hanya mengasihi, menghormati, dan menghargai Tuhan dan Bumi ini, tetapi juga segala sesuatu yang hidup. Ini tentang berhubungan dengan diri kita dan segala sesuatu di sekitar kita. Ini adalah cara tentang mengetahui dan memahami bahwa kita adalah bagian dari segala sesuatu, dan segala sesuatu adalah bagian dari kita. Kita semua satu. Berikut saya kutip ajaran mereka dari berbagai sumber.

Kode Etik Suku Indian Amerika

Bangunlah seiring dengan terbitnya matahari untuk berdo’a. Berdo’alah saja. Berdo’alah lebih sering. Sang Pencipta akan mendengarkan, jika kau mau berdo’a.

Jadilah penuh kasih terhadap orang-orang yang kehilangan arah.
Kebodohan, kesombongan, kemarahan, iri hati, dan keserakahan adalah bagian dari jiwa yang tersesat. Berdo’alah untuk mereka agar menemukan petunjuk.

Carilah jalanmu sendiri, ini adalah hidupmu. Jangan biarkan orang lain memaksakan jalan hidupnya untukmu. Orang lain mungkin bisa berjalan denganmu, tapi tidak ada yang boleh mengendalikan jalan hidupmu.

Perlakukan tamu di rumahmu dengan perhatian.
Layani mereka makanan terbaik, beri mereka tempat tidur yang terbaik dan perlakukan mereka dengan kehormatan.



Jangan mengambil apa yang bukan milikmu. Dari orang, komunitas, hutan belantara, atau dari budaya. Itu bukan untuk didapatkan atau diberikan. Itu bukan milikmu.

Hormati semua hal yang ada di atas bumi ini – orang atau tanaman.

Hormati pikiran, keinginan dan kata-kata orang lain.
Jangan pernah mengganggu mereka. Karena setiap orang berhak untuk berekspresi.

Jangan pernah berbicara tentang orang lain dengan cara yang buruk. Energi negatif yang kau keluarkan ke alam semesta akan berbalik jauh lebih banyak saat kembali kepadamu.

Semua orang membuat kesalahan.
Dan semua kesalahan dapat diampuni.

Pikiran buruk penyebab penyakit dari pikiran,
tubuh, dan jiwa. Praktekkan rasa optimis.

Alam bukan untuk kita, itu adalah bagian dari diri kita.
Mereka adalah bagian dari keluarga duniawimu.

Anak-anak adalah bibit masa depan kita. Tanamkan cinta dalam hati mereka dan sirami mereka dengan hikmah dan pelajaran hidup. Ketika mereka dewasa, beri mereka ruang untuk tumbuh.

Hindari menyakiti hati orang lain.
Racun rasa sakitmu akan kembali kepadamu.

Jujurlah setiap saat. Kejujuran adalah
ujian keinginan seseorang dalam alam semesta ini.

Jagalah diri Anda seimbang. Semua kebutuhan Mental, Spiritual, Emosional, dan Fisik untuk menjadi kuat, murni, dan sehat. Berlatihlah untuk memperkuat pikiran. Tumbuhkan kekayaan jiwa untuk menyembuhkan penyakit ego.

Buatlah keputusan sadar untuk apa yang akan kau lakukan dan bagaimana engkau akan bereaksi. Jadilah bertanggung jawab atas tindakanmu sendiri.

Menghormati privasi dan ruang pribadi orang lain. Jangan sentuh milik orang lain – terutama keyakinan dan kepercayaan mereka sendiri. Ini adalah larangan.

Jujurlah pada diri sendiri terlebih dahulu. Kau tidak bisa
memelihara dan membantu orang lain jika kau tidak bisa
memelihara dan membantu dirimu sendiri.

Menghormati keyakinan agama orang lain.
Jangan memaksa keyakinanmu pada orang lain.

Bagilah keberuntunganmu dengan orang lain.
Berpartisipasilah dalam amal.



Loading...
Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah Yang Maha Pengasih Dan Maha Penyayang, jadikanlah semua pembacaku selalu sehat, berbahagia, serta berilah rezeki yang melimpah. Aamiin...."