Bagikan :

pikiran tertutup, pikiran sempit

Bagaimana Menghadapi Orang Berpikiran TertutupTentu sangat sulit ketika berurusan dengan orang-orang yang berpikiran tertutup, apalagi ketika membahas topik tertentu. Tapi, kesabaran dan beberapa persuasi akan membantu Anda secara efektif menangani orang-orang seperti itu. Dalam artikel ini kami telah menyediakan beberapa tips yang akan membantu Anda ketika berurusan dengan orang-orang ini dengan cara yang efektif.

Anda mungkin sering dihadapkan dalam situasi dimana Anda harus berurusan dengan orang yang berpikiran tertutup. Bisa saja di tempat kerja Anda, dalam kehidupan sehari-hari Anda, atau bahkan di rumah. Menjelaskan pada orang tersebut untuk mengubah pendapat mereka dan membuat mereka lebih terbuka untuk menerima ide-ide baru adalah tugas yang cukup menantang. Komunikasi dengan orang yang berpikiran tertutup sering menyebabkan debat kusir berkepanjangan sampai konflik yang tidak diinginkan. Bahkan, interaksi dengan orang yang berpikiran tertutup bisa menjadi ujian kesabaran sesungguhnya dan keterampilan persuasif.

Apa itu Pikiran Tertutup
Orang berpikiran tertutup, yaitu mereka tidak mau terbuka untuk menerima ide-ide baru atau menerima masukan positif dalam perilaku atau pandangan mereka. Mereka terjebak dengan diri mereka sendiri dan tidak mau mengubah persepsi mereka dalam menilai sesuatu dengan gambaran lebih besar atau menerima ide-ide baru. Saya ingin menyebutkan bahwa ada perbedaan tipis antara dua istilah – pikiran tertutup dan pikiran sempit. Konsep pikiran sempit lebih sering dikaitkan dengan keyakinan agama dan umumnya seseorang enggan untuk menerima perbedaan keyakinan agama orang lain. Orang-orang ini merasa dirinyalah yang paling benar. Sedangkan seseorang yang berpikiran tertutup adalah seseorang yang sangat keras kepala untuk mengubah sikap atau perilakunya, menganggap orang lain salah.

Sekarang bandingkan dengan orang yang berpikiran terbuka. Orang berpikiran terbuka selalu menyambut perubahan positif dan tidak mau menyimpan dendam. Orang-orang dengan tipe ini bisa melihat gambaran besar dibalik setiap kejadian, yang akan membawa kemajuan signifikan. Karena kemajuan hanya dimiliki oleh orang-orang yang mau terbuka, rendah hati, positif, dan terus belajar. Mereka tidak pernah merasa dirinya hebat, apalagi mengklaim dirinya paling benar. Ilmunya seperti ilmu padi, makin berisi makin menunduk. Karena orang yang berpikiran terbuka selalu bisa mengambil banyak pelajaran sekalipun dari hal yang paling sepele. Atau dari hal yang dianggap keliru, juga ada hal positif yang bisa dia ambil hikmahnya tanpa menyalahkan siapapun.

Cara Berurusan Dengan Orang Berpikiran Tertutup



Jadilah asertif dan santun
Berurusan dengan orang-orang yang keras kepala menuntut kesabaran ekstra dan kadang-kadang Anda harus mengalah. Ya, sebenarnya memang sulit untuk meyakinkan dan mengarahkan orang-orang ini, yang terbaik adalah menerima saja pendapat mereka. Sikap keras kepala dari orang-orang inilah yang membuat mereka menutup pikirannya sendiri untuk menerima segala jenis perubahan. Tidak peduli seberapa keras Anda mencoba untuk meyakinkan orang berpikiran tertutup untuk menerima cara yang tepat, mereka akan merasa sulit untuk menerima apa yang Anda katakan. Lebih sering juga terjadi bahwa orang-orang ini berperilaku dengan cara mereka. Kekakuan sikap seperti inilah yang menyulitkan mereka untuk melihat kesalahan atau mengubah diri mereka sendiri. Bagi Anda, Anda harus tegas dalam menyampaikan pendapat Anda dan mencoba untuk meyakinkan orang lain dengan cara yang jujur dan sopan. Tapi, Anda akan lebih sering gagal dalam meyakinkan orang-orang ini, dan cara yang direkomendasikan adalah tinggalkan saja situasi untuk menghindari konflik.

Berikan mereka ruang dan waktu
Cara terbaik berurusan dengan orang-orang yang berpikiran tertutup dalam situasi apapun adalah memberikan mereka waktu untuk mengubah perilaku mereka. Dengan perubahan zaman, pasti ada kemungkinan mereka akan mengubah pandangan mereka dan mau menerima kesalahan orang lain. Misalnya, situasi di tempat kerja. Anda adalah bagian dari sebuah perusahaan yang sukses dan menguntungkan. Anda memiliki rencana yang Anda yakini akan mendatangkan keuntungan besar bagi perusahaan. Anda menyampaikan rencana itu kepada atasan Anda, tetapi mereka menolak menerima rencana spekulatif karena mereka tidak mau perusahaan rugi besar. Ini adalah contoh dari sikap orang berpikiran tertutup. Dalam situasi seperti ini Anda harus mencoba yang terbaik untuk menyampaikan sudut pandang Anda dan jika tidak berhasil, berikan saja mereka beberapa waktu untuk berpikir terhadap situasi. Kadang-kadang, mereka akan menyadari bahwa apa yang Anda sarankan juga demi keuntungan perusahaan. Seberapa keras Anda mencoba meyakinkan orang keras kepala yang selalu menggerutu dan sulit menerima perubahan, pasti Anda akan menemui kegagalan. Jadi yang terbaik adalah meninggalkan orang ini dengan pandangannya sendiri.

Sekarang Anda harus memahami bahwa orang yang berpikiran tertutup memiliki sifat keras kepala. Pikiran manusia memang sangat menarik untuk diteliti dan juga terkadang sulit untuk dipahami bahwa ada beberapa orang yang begitu enggan menerima perubahan positif. Tentu saja hal ini sering mengganggu Anda untuk berhubungan dekat dengan orang seperti itu, kuncinya terletak pada pendapat yang Anda yakini sendiri jika Anda benar. Itulah keseimbangan dunia, ada baik dan buruk, ada salah dan benar. Bersabarlah dalam menghadapi orang yang berpikiran tertutup dan keras kepala. Karena untuk memahami kehidupan seseorang diperlukan waktu yang tidak singkat dan kebesaran hati. Ada proses juga di dalamnya. Setiap orang memiliki hak untuk belajar memperbaiki dirinya sendiri.



Loading...
Bagikan :
home