Bagikan :

kelenjar pineal, mata ketiga, mata batin

Cara Mengaktifkan Kekuatan Kelenjar Pineal AndaSetiap manusia di bumi ini dikaruniai dengan bagian tertentu dari otak mereka yang dikenal sebagai kelenjar pineal (pineal gland) atau juga dikenal sebagai ‘mata ketiga’ atau ‘mata batin’ (Third Eye). Alasan mengapa hal itu disebut pineal adalah karena bentuknya seperti kerucut pinus.

Sebuah kerucut pinus berukuran sangat kecil yang bertugas memproduksi hormon melatonin derivatif yang mempengaruhi modulasi pola tidur/bangun (ritme sirkadian), termasuk fungsi kesadaran lain.

Biji mirip pohon pinus kecil ini dapat ditemukan di dekat pusat otak di tempat antara dua belahan. Alasan mengapa saya tuliskan informasi ini karena orang-orang banyak yang tidak mengetahui potensi sepenuhnya bahwa ini bagian dari yang kita miliki.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surah Az-Zumar ayat 42 :

اللَّهُ يَتَوَفَّى الأنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَى عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الأخْرَى إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Allah memegang jiwa (ruh manusia) ketika matinya, dan (memegang) jiwa yang belum mati di waktu tidurnya; Maka Ia tahanlah jiwa yang telah ia tetapkan kematiannya, dan Dia melepaskan jiwa yang lain (yang tertidur) sampai waktu yang ditentukan (saat kematiannya). Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah, bagi kaum yang berpikir.”

Dari ayat diatas sudah bisa kita hayati pemahaman fungsi dari kelenjar pineal dalam mengeluarkan hormon melatonin. Hormon sederhana ini istimewa karena sekresi yang ditentukan oleh cahaya. Para peneliti telah menentukan bahwa melatonin memiliki dua fungsi utama pada manusia yaitu untuk membantu mengontrol ritme sirkadian (siklus pola tidur, yang mengarah pada siklus ‘hidup dan mati’) dan mengatur hormon reproduksi tertentu. Sampai-sampai, filsuf dan matematikawan asal Perancis Rene Descartes terpesona dengan kelenjar pineal ini. Dia bahkan menganggapnya sebagai ‘kursi utama jiwa’, dan tempat di mana semua pengetahuan kita terbentuk.



Kelenjar pineal dasarnya adalah portal antara dunia fisik maupun spiritual bagi manusia. Ketika diaktifkan, ada sensasi euforia (kebahagiaan yang sulit diungkapkan) dan rasa kesatuan dengan semesta yang mengisi batin, memberi semua pengetahuan yang tidak diajarkan sebelumnya. Orang-orang jaman dulu dapat mencapai aktivasi mata ketiga melalui yoga, meditasi/dzikir, dan berbagai metode lainnya.

Setelah diaktifkan, orang mampu secara bebas melakukan perjalanan ke dimensi lain, membaca catatan Akashic, menerima sumber ilmu tanpa diajari seseorang, proyeksi astral, melihat jarak jauh, dan kemampuan lain yang tidak bisa disebutkan. Melalui metode dan praktik kuno, seseorang bahkan bisa mengontrol pikiran dan tindakan orang lain di dunia fisik.

Di dunia modern seperti sekarang ini tampaknya mustahil (meskipun bisa) untuk mengaktifkan kembali ketajaman kelenjar pineal ini. Bekas pemerintah Uni Soviet serta berbagai organisasi bawah tanah elit politik, telah meneliti efek ini dalam jangka waktu yang sangat lama, menjaga informasi ini tetap rahasia dari mata publik agar mereka tetap bodoh tanpa disadari.

Banyak alasan mengapa kita tidak dapat memaksimalkan hal ini dalam otak kita, karena jumlah akumulasi sodium fluoride, makanan yang kita cerna setiap hari, radiasi elektromagnetik dsb. Kelenjar pineal menyerap sebagian besar sodium fluoride/radiasi elektromagnet yang memasuki tubuh kita, sehingga menutup jalur energi mata ketiga ini.

Ini pada dasarnya menurunkan fungsi kerja kelenjar pineal dengan tidak lagi mampu menyeimbangkan proses hormonal kita dalam tubuh. Bahkan menurut data statistik kesehatan, pasokan air di Amerika Serikat mengandung 90% dari fluoride dan berbagai komponen ‘racun’ lainnya. Bahkan belum ada filter air di pasaran yang mampu menyaring fluoride.

Salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah menggunakan osmosis atau penyulingan air, karena destilasi air menjadi pilihan yang lebih murah. Untuk membersihkan radiasi elektromagnet negatif (ponsel, sinyal wifi, dsb), Anda bisa meletakkan Orgonite di rumah Anda.

Saya tidak bermaksud menghubung-hubungkan dengan teori konspirasi (apalagi mata ketiga ini sering disimbolkan dengan mata satu alias dajjal), tapi saya merasa prihatin karena di zaman sekarang antara spiritualitas dan realitas tidak bisa berjalan beriringan karena tertutup sekat egoisme. Padahal, jika kita mampu menjernihkan kembali kelenjar pineal, maka bukan mustahil kita akan terhubung kembali dengan diri kita yang sejati. Wallahu a’lam.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah Yang Maha Pengasih Dan Maha Penyayang, jadikanlah semua pembacaku selalu sehat, berbahagia, serta berilah rezeki yang melimpah. Aamiin...."