Bagikan :

kecerdasan emosional, contoh kecerdasan emosional, makalah kecerdasan emosional, kecerdasan emosional pdf, jenis-jenis kecerdasan emosional, kecerdasan emosional menurut para ahli, ciri ciri kecerdasan emosional, jurnal kecerdasan emosional, kecerdasan emosional ppt
Kebijaksanaan dan kecerdasan emosional tidak selalu diperoleh lewat bangku sekolah, nilai yang berkembang di masyarakat, dan buku pengetahuan. Terkadang, Anda juga bisa menjadi cerdas secara emosional karena selalu belajar dari peristiwa-peristiwa pribadi dalam hidup Anda. Ini berarti, Anda memiliki pemahaman yang baik tentang bagaimana emosi bekerja, dan Anda tahu bagaimana berinteraksi dengan orang lain untuk memahami setiap orang yang Anda jumpai. Kecerdasan emosional dapat diperoleh meskipun orang tersebut buta huruf, karena aspek ini berasal dari hati. Jadi, bagaimana cara mengetahui apakah Anda bijaksana secara emosional? Baca lebih lanjut…

1. Anda memiliki keinginan untuk berhubungan dengan orang-orang baru. Anda suka mengenal orang asing, belajar tentang kehidupan mereka, memahami mereka sebagai manusia, dan tak pernah membedakan suku/agama/ras, mengambil bagian dalam persaudaraan demi kemanusiaan.

2. Pemimpin yang baik memang banyak, tetapi hanya sedikit pemimpin yang hebat. Apa yang membedakan seorang pemimpin hebat dari seorang pemimpin yang baik tidak selalu disangkut-pautkan dengan kemampuannya dalam penalaran kognitif dan berpikir cepat. Kadang-kadang, leadership diperlukan juga kemampuan seberapa baik mereka dengan memahami orang-orang di sekitar mereka, dan belajar dari sekitarnya untuk melakukan hal yang lebih baik. Ini termasuk kecerdasan emosional.

3. Orang yang sadar secara emosional tahu betul kelebihan dan kelemahannya. Dia tahu saat dimana dia kuat, dan dimana dia harus menyadari kekurangannya. Yang penting adalah, Anda harus memiliki keyakinan bahwa jika Anda yakin dengan kemampuan Anda, Anda akan selalu memanfaatkan itu untuk keuntungan Anda.

4. Anda tidak bisa mengharapkan orang lain mendengarkan Anda, jika Anda tidak mau mendengarkan orang lain berbicara. Memberi perhatian atau mendengarkan orang lain berkeluh-kesah, sama saja dengan menjadi cerdas secara emosional. Anda memang perlu mendengarkan untuk mengasah kecerdasan emosi Anda. Ini akan membuat Anda menjadi pemberi saran, dan juga akan membantu orang lain mencari solusi.

5. Orang yang emosional selalu terhubung dengan perasaan mereka. Mereka tahu persis apa yang mereka rasakan dan kapan itu terjadi. Hampir mirip dengan empath, mereka tahu apa yang harus diluapkan, merasakan sesuatu, dan kapan harus dibuang jauh. Mereka tidak dapat dimanfaatkan, karena mereka tahu perasaan mereka sendiri.

6. Orang yang cerdas secara emosional adalah teman baik bagi semua orang di sekitar mereka, meskipun mereka kebanyakan adalah sosok pendiam. Mereka hampir dapat menghadapi situasi apapun, karena mereka mampu mengkondisikan perasaan dan emosi mereka dengan dunia di luar. Dan karenanya, mereka dapat dengan mudah menguraikan atau memahami karakter manusia berdasarkan apa yang mereka rasakan sekarang secara elegan.

7. Anda memiliki kode etik yang kuat. Anda tahu apa yang benar, dan apa yang salah. Anda teliti sampai ke titik permasalahannya. Anda merasa seperti perasaan Anda membentur dinding ketika Anda ingin melakukan sesuatu yang keliru atau melampaui etika Anda.



8. Anda membebaskan siapa saja untuk berpendapat. Inilah yang menjadikan Anda memiliki nilai penting di mata orang lain. Anda tahu persis bagaimana rasanya ketika orang lain tidak boleh berpendapat, jadi Anda mencoba untuk memberikan mereka kebebasan beropini atau mengajukan kritik. Meski kritikan itu ditujukan untuk Anda, namun Anda selalu mengutarakannya dengan menjaga perasaan orang tersebut.

9. Karena Anda mengerti dan bisa memahami perasaan seseorang dengan sangat mudah, maka Anda tidak pernah menyimpan dendam. Orang-orang dengan kecerdasan emosional tinggi mampu memaklumi kesalahan orang lain karena kedewasaan pola pikirnya dengan memandang suatu hal dari banyak sisi.

10. Sebagai seorang manusia, orang yang memiliki kecerdasan emosional tinggi sekalipun juga bisa jatuh. Namun, hal yang membedakan adalah kemampuan mereka dalam penyembuhan diri. Jatuh bagi mereka adalah sebuah hal yang normal, sudah biasa dialami semua orang. Dia tidak sibuk memikirkan masa lalu. Mereka fokus dengan apa yang akan mereka lakukan selanjutnya.





Loading...
Bagikan :