Bagikan :

tubuh jiwa roh menurut alkitab , hakikat jiwa, pengaruh roh dalam jiwa manusia, komponen jiwa, jiwa dan raga menurut islam, pengertian jiwa menurut para ahli,tubuh manusia adalah, pengertian hati dan jiwa
Koneksi antara tubuh (raga), pikiran, dan jiwa adalah hal yang sudah ada di dalam diri kita sejak dilahirkan ke dunia. Ini merupakan hubungan tak terlihat yang membentuk dasar dari hidup Anda keseluruhan. Tetapi kebanyakan orang tidak menyadarinya. Ini adalah koneksi yang paling menguntungkan yang dapat Anda miliki sepanjang hidup, dan setelah Anda tahu ketiga aspek ini lebih dalam, maka dapat mengubah hidup Anda sepenuhnya. Simak lebih lanjut…

Anda dapat dengan mudah merasakan contoh koneksi antara pikiran dan tubuh dari pengalaman sehari-hari Anda. Misalnya, apakah perut Anda tiba-tiba merasa agak mual setelah mendengar kabar buruk? atau jantung Anda seketika berdegup kencang setelah mendengar kabar menggembirakan?

Pikiran dan tubuh kita memiliki ikatan getaran. Mereka terdiri dari bagian fisik karena kita dapat melihat hubungan yang mereka miliki. Pikiran Anda diterjemahkan ke dalam impuls listrik, lalu mengarah pada reaksi biokimia dalam tubuh yang menyebabkan tubuh Anda bereaksi. Reaksinya spontan, dan dengan demikian, kabar apapun bisa mempengaruhi tubuh Anda dalam hitungan detik. Itulah hubungan antara pikiran dan tubuh.

Lalu, apa peranan jiwa dalam keterhubungan ini? Koneksi tubuh, pikiran, dan jiwa hadir tidak hanya pada bagian-bagian yang nyata dari kehidupan kita, tetapi juga pada hal-hal yang tidak berwujud (astral). Jiwa adalah bagian yang tak terlihat dari hubungan ini, tetapi sebenarnya yang paling kuat. Ini adalah bentuk energi yang menopang kehidupan dalam tubuh kita. Tanpa jiwa, pikiran dan tubuh Anda bukanlah apa-apa. Jiwa memberi kekuatan hidup bagi raga kita.

Ia memiliki cara sendiri dalam membimbing perilaku dan tindakan pikiran Anda. Jiwa menghubungkan pikiran kita dengan kecerdasan dan pikiran kolektif yang lebih besar dalam menciptakan pengalaman fisik dari tubuh kita. Secara keseluruhan, jiwa, pikiran, dan tubuh Anda bekerjasama membentuk sistem energi. Aliran energi dalam sistem ini tidaklah konstan, tapi terus menerus berubah.



Kesehatan dan kebugaran kita sangat bergantung pada aliran energi ini. Ketika tubuh, pikiran, dan jiwa Anda selaras, Anda akan merasakan tanda-tanda berikut:

  • Merasakan kebahagiaan dan sukacita apapun yang Anda lakukan
  • Memperlakukan diri Anda dengan rasa hormat dan cinta
  • Memperlakukan orang lain dengan cara sebaik mungkin
  • Bersyukur dengan apa yang sudah Anda miliki
  • Tahu tujuan hidup Anda dan bekerja keras untuk mencapainya

Sebaliknya, ketika koneksi antara tubuh, pikiran, dan jiwa Anda terganggu, Anda akan mengalami gejala-gejala ini :

  • Hidup sepertinya kosong (merasa hampa)
  • Tidak menemukan kebahagiaan dalam segala hal, apapun yang Anda lakukan
  • Rasa rendah diri walaupun Anda memiliki banyak hal dalam hidup yang bisa disyukuri
  • Merasa malas untuk mengejar mimpi
  • Kemarahan dan masalah perilaku yang memengaruhi orang lain di sekitar Anda

Pikiran negatif, kekerasan, kecemburuan, dan kemarahan dapat mempengaruhi koneksi antara pikiran, tubuh, dan jiwa Anda. Karena jiwa pada dasarnya memiliki sifat cinta kasih yang universal dan kebijaksanaan, jika diracuni aspek negatif maka akan memiliki efek dalam tubuh dan pikiran juga secara signifikan.

Ketika salah satu dari hal-hal ini tidak selaras, maka ada ketidakseimbangan yang mengganggu hubungan antara tubuh, pikiran, dan jiwa, dan juga menyebabkan penyakit mental/fisik. Jika Anda memiliki keluhan tentang kehidupan, itu berarti Anda perlu memperbaiki ketiga koneksi Anda ini. Sebagian besar dalam keseharian, kita selalu berpikir bahwa terkadang stres datang mungkin karena tuntutan pekerjaan, orang-orang, kesehatan, anak-anak, dll. Tetapi dalam perspektif spiritual, semua masalah ini datang karena adanya gangguan dalam hubungan tubuh, pikiran, dan jiwa Anda. Semoga pembaca saya selalu diberikan kesehatan tubuh, pikiran, dan jiwa. Salam cahaya.



Loading...
Bagikan :