Bagikan :

gangguan kepribadian narsistik, penyakit narsistik, pengobatan gangguan kepribadian narsistik
Pengobatan Gangguan Kepribadian NarsistikMeskipun sulit, ada pendekatan tertentu untuk mengobati gangguan kepribadian narsistik yang akan membantu penderitanya mengatasi penyebab akar dari masalah ini. Apa saja metodenya? Bramardianto.com sedikit memberikan bahasannya melalui artikel ini. Baca terus.

Narcissistic Personality Disorder atau Gangguan Kepribadian Narsistik adalah gangguan kepribadian yang diidentifikasi dengan gejala terobsesi dengan diri sendiri, dan selalu haus akan pujian dan kekaguman dari orang lain. Ini telah disebut sebagai gangguan, karena kadar obsesi dengan diri sendiri dan kebutuhan untuk mencari pengakuan sudah melampaui apa yang dianggap normal. Ketika orang-orang ini tidak menerima pujian sedetikpun, mereka selalu berpikir bahwa diri mereka sudah tidak berguna, cenderung mudah menjadi terlalu cemas dan depresi. Namun, orang narsis tidak akan sampai melakukan tindakan bunuh diri, karena mereka sangat mencintai diri mereka sendiri terlalu berlebihan. Penyebab gangguan ini tidak begitu jelas, dan mungkin berpusat pada pengalaman masa kecil atau trauma masa kanak-kanak yang menyebabkan rendah diri, dan kegagalan meniru empati dari orang tua. Sebelum kita melihat pada metode pengobatan, pertama kita akan mengidentifikasi gejala gangguan kepribadian narsistik.

Gejala
Meskipun sulit untuk melacak penyebab gangguan ini, tapi ada beberapa gejala yang sangat spesifik untuk mengidentifikasi gangguan kepribadian narsistik. Yaitu :

  • Mereka yang menderita gangguan ini membutuhkan pujian dan kekaguman berlebihan.
  • Mereka terus-menerus dibayangi keyakinan bahwa orang lain selalu iri pada mereka. Di sisi lain, mereka juga iri dengan prestasi orang lain karena mereka memiliki harga diri yang rendah.
  • Contohnya termasuk reaksi negatif terhadap segala bentuk kritik, bahkan jika kritikan itu bersifat membangun. Mereka merasa ditolak dan sakit ketika kritik tersebut dialamatkan oleh orang lain untuk mereka.
  • Merasa diri paling penting, menganggap diri sendiri lebih unggul dibandingkan orang lain.
  • Mereka memiliki kebutuhan yang mendalam untuk merebut kekuasaan, sukses, dan prestasi besar, dan berharap semua orang di sekitar mereka mengikuti dalam mencapai impian tersebut. Biasanya, tujuan yang mereka miliki tidak realistis dimata orang lain, tapi realistis bagi dia.
  • Meskipun mereka emosional, makhluk sensitif, hati mereka sebenarnya rapuh. Memiliki masalah yang mendalam dengan harga dirinya yang membuat mereka terlihat seperti itu. Semua gejala ini menyebabkan mereka selalu memiliki hubungan pribadi dan profesional yang terganggu atau tidak sehat.

Dengan pemahaman tentang perilaku narsis dan gejala yang terkait, mari kita lihat bagaimana kondisi ini bisa diobati.



Pengobatan
Ketika gejala tersebut diamati dan dilaporkan ke dokter atau psikiater, upaya akan dilakukan untuk mendiagnosis kondisi ini dengan cara melakukan beberapa tes. Ini mungkin memerlukan penderitanya untuk menghadiri beberapa sesi dengan psikiater. Seseorang yang menderita gangguan ini jelas akan menolak, karena dia tidak merasa memiliki gangguan ini. Tapi, dengan upaya untuk memperoleh kepercayaan dan menerima keadaan orang tersebut maka perawatan yang sesuai akan mudah dilakukan.

  • Obat : Seorang individu yang menderita gangguan kepribadian narsistik akan menolak untuk menerima pengobatan, karena mereka tidak percaya bahwa mereka menderita gangguan ini. Namun, obat yang diresepkan hanya akan mengobati kondisi jangka pendek dan tidak secara internal. Misalnya, obat diresepkan untuk mengobati kecemasan yang berhubungan dengan kondisi ini, dan bukan kondisi itu sendiri.
  • Terapi : Metode pengobatan yang ideal adalah terapi perilaku kognitif. Terapi kognitif ini untuk membantu kepribadian narsistik belajar untuk berpikir ketimbang bertindak sesuai dorongan hati. Seiring waktu, orang tersebut akan diajarkan bagaimana menerima diri mereka yang sebenarnya, dan lain-lain. Ini jelas merupakan suatu proses yang memakan waktu panjang. Sementara pemulihan sepenuhnya tidak pernah menjamin, CBT dikombinasikan dengan psikoterapi adalah salah satu cara terbaik untuk mengatasi kondisi tersebut.
  • Meditasi : Meditasi dikenal efektif dalam meningkatkan kesadaran dalam pikiran seseorang, dimana metode ini bisa menjadi cara lain yang efektif untuk mengobati gangguan ini. Cukup dengan peningkatan kesadaran individu, proses terapi akan menjadi lebih efektif.

Jika hasil analisa memang terbukti mengidap, maka semakin cepat pengobatan dimulai, semakin mudah untuk menyembuhkannya. Selanjutnya, pengobatan tergantung pada intensitas kondisi dan bagaimana cara meyakinkan penderitanya. Dibutuhkan dukungan dari pihak teman-teman dan keluarga dari penderitanya untuk memberikan cinta dan kasih sayang yang diperlukan, dan bersabar melalui proses menyembuhkan gangguan ini. Proses ini panjang, tapi secara keseluruhan efektif dalam mengurangi perasaan megah akan kepentingan pribadi, serta meningkatkan harga diri dan kepercayaan diri.

Disclaimer : Artikel Bramardianto.com ini adalah untuk tujuan informatif saja, dan tidak boleh diganti untuk saran dari seorang profesional medis.



Loading...
Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah Yang Maha Pengasih Dan Maha Penyayang, jadikanlah semua pembacaku selalu sehat, berbahagia, serta berilah rezeki yang melimpah. Aamiin...."