Bagikan :

Seperti Apa Gejala Jiwa yang Hilang
Seperti Apa Gejala Jiwa yang Hilang?Siapa yang dimaksud ‘jiwa yang hilang’? Mereka adalah orang-orang yang kehilangan kemampuan untuk tetap terhubung dengan sisi spiritual mereka. Mereka adalah individu yang telah memblokir intuisi mereka. Mereka tidak mencoba mencari jawaban ke dalam diri untuk menemukan solusi dalam kehidupannya. Mereka hanya menilai atau mengukur segala sesuatu dengan nilai materi/nominal.

Jika Anda mencoba berinteraksi dengan banyak orang, Anda mungkin akan bertemu dengan beberapa jiwa yang hilang di sepanjang jalan. Anda akan segera tahu bahwa mereka bisa sangat sulit untuk diajak berbincang. Mereka selalu memandang negatif tentang hal-hal yang mereka alami. Mereka berinteraksi dengan orang lain dengan cara yang sangat membingungkan.

Ketika seseorang mengalami kehilangan jiwanya, mereka memblokir bimbingan rohani yang sebenarnya bisa mereka dapatkan dari alam semesta. Mereka mudah menjadi sedih dan marah karena mereka tidak mengerti hal-hal yang mereka alami dibaliknya. Kehidupan jiwa yang hilang seringkali rumit dan penuh drama.

Jika Anda kebetulan bertemu dengan beberapa jiwa yang hilang yang ingin Anda sembuhkan, Anda tidak boleh melakukan pendekatan dengan amarah. Sebaliknya, Anda harus memiliki rasa simpati terhadap mereka karena mereka mungkin membutuhkan lebih banyak cinta dan perhatian daripada yang mereka dapatkan selama ini. Mereka sebenarnya lapar akan cinta, dan tidak ada yang memberi mereka jenis cinta yang selalu mereka harapkan. Tanpa cinta dan penerimaan, mereka akan terus menjadi seperti itu dan kehilangan arah.

Ada beberapa gejala yang harus diwaspadai sehingga Anda akan tahu apakah Anda berurusan dengan jiwa yang hilang atau tidak. Berikut ini gejalanya :

Berpikiran Tertutup
Ada banyak jiwa yang hilang yang merasa bahwa orang yang mereka temui semuanya sama saja. Mereka tidak mau menerima bahwa semua orang memiliki perbedaan. Mereka sudah merasa sangat sedih tentang segala hal yang mereka alami sehingga mereka tidak dapat memberikan cinta kepada orang lain. Mereka hanya dapat memberikan cinta mereka kepada orang-orang yang dapat memberi makan ego mereka atau akan membuat mereka merasa baik tentang diri mereka sendiri.

Baca Juga -  7 Cara Untuk Mengenali Orang Sosiopat

Anda akan melihat banyak jiwa yang hilang yang sangat tidak toleran terhadap hal-hal yang mungkin dianggap tidak sesuai dengan norma standarnya sendiri. Ada juga beberapa yang cenderung menunjukkan permusuhan terhadap orang-orang yang berbeda keyakinan.

Jika Anda menemukan jiwa yang tersesat yang sudah mengatakan hal-hal yang menyinggung orang lain, beri tahu mereka bahwa Anda terganggu dengan hal itu tetapi jangan berdebat dengan orang tersebut.

Bersikap Defensif
Jiwa yang hilang mungkin cenderung menjadi defensif tentang tindakan mereka. Mereka selalu bergantung pada ego mereka, jadi mereka ingin memastikan bahwa mereka selalu benar tentang hal-hal yang akan mereka lakukan. Bahkan jika Anda mencoba memberikan nasihat dengan cara yang ramah, mereka akan menerimanya dengan cara yang salah. Mereka akan selalu merasa bahwa Anda mencoba mengkritik mereka.

Jangankan berdiskusi dengan mereka tentang banyak hal, Anda sudah bisa menebak kurangnya ketertarikan mereka jika diberi saran yang bagus. Sekalipun Anda tergoda untuk berdebat tanpa henti, toh Anda akan tahu bahwa tidak akan pernah menang berdebat dengan mereka.

Jiwa yang hilang cenderung mengabaikan saran yang dikatakan orang lain, meski informasi itu dimaksudkan untuk memperbaikinya. Saat mereka merasa terusik dengan apa yang Anda katakan, mereka hanya menutup diri dan tak mau tahu.

Sering Membuat Kesalahan yang Sama Berulang-kali
Ada saat-saat ketika kita harus mengalami beberapa kesulitan dalam hidup supaya kita dapat belajar memahami dan menyadari kesalahan kita. Akan tetapi jiwa yang hilang tidak akan pernah belajar dari masalahnya. Mereka akan membuat kesalahan yang sama berulang-ulang tanpa menyadari akarnya penyebabnya dari mana.

Anda akan melihat beberapa jiwa yang hilang cenderung berpindah dari satu hubungan ke yang lain. Setiap kali mereka melakukan kesalahan dan setiap kali mereka merasa sedih, mereka biasanya mengalami kesedihan pribadi. Meski mereka juga selalu melalui hal-hal yang berbeda tetapi mereka tidak akan pernah belajar. Mereka akan mengalami kesedihan dan kekecewaan yang sama berulang-ulang.



Sebenarnya mereka tidak berusaha melukai diri sendiri. Mereka hanya tidak tahu apa yang harus mereka lakukan karena mereka telah menutup diri dari sekitarnya. Mereka berusaha mengisi kekosongan yang mereka rasakan, tapi tidak sanggup.

Baca Juga -  Menentukan Kapan Waktu Paling Subur

Jangan mencoba meremehkan apa yang sedang mereka alami karena Anda tidak akan pernah memahami rasa sakit dan kekosongan yang mereka rasakan, kecuali Anda sendiri pernah mengalami hal yang sama. Meski jika Anda mencoba yang terbaik untuk menolongnya, Anda tidak harus membiarkan diri Anda tertarik pada masalah kehidupan mereka. Karena itu adalah pilihan mereka dalam menjalani hidup seperti yang mereka lakukan. Anda tidak dapat memaksa untuk mengubahnya.

Satu-satunya hal yang dapat kita lakukan untuk membuat orang yang jiwanya hilang merasa lebih baik adalah menerimanya apa adanya. Kita hanya dapat berharap bahwa mereka akan mencoba yang terbaik untuk kembali semestinya. Jika kita dapat membuat mereka menyadari bahwa mereka harus membuka diri dengan orang-orang di sekitarnya, maka kehidupan mereka juga akan berubah lebih baik. Pada akhirnya mereka juga akan mencoba menyembuhkan jiwa-jiwa hilang lainnya yang mereka temui di sepanjang jalan kehidupan.





Loading...
Bagikan :