Bagikan :

infeksi ragi, ciri ciri infeksi ragi, infeksi ragi pada pria
Tanda dan Gejala Infeksi Ragi pada PriaMeskipun infeksi jamur lebih umum terjadi pada kalangan wanita, tapi siapa pun bisa terkena. Artikel berikut memberi informasi untuk mengetahui tanda-tanda dan gejala infeksi jamur ini. Baca terus.

Ada banyak jenis jamur yang ada dalam tubuh manusia tanpa menunjukkan tanda-tanda positif atau negatif. Tapi, dalam kondisi tertentu jamur mulai berkembang biak dalam jumlah banyak dan menjadi infeksi (kandidiasis), maka dapat menjadi masalah. Terlepas dari kulit, ada daerah-daerah lain yang dapat dipengaruhi oleh infeksi, seperti alat kelamin, tenggorokan, mulut, dan darah. Meskipun jamur Candida albicans ini memang ada dalam dalam tubuh kita dalam jumlah kecil, tapi jika berkembang biak tanpa kendali, adalah penyebab di balik infeksi.

Gejala
Sebuah infeksi jamur sistemik memiliki beberapa tanda dan gejala yang mudah diidentifikasi. Namun, tergantung pada daerah infeksi, gejala spesifik akan bervariasi.

Kulit
Infeksi ini paling sering dikenal sebagai kandidiasis kulit, dan terjadi dengan pertumbuhan jamur berlebih pada setiap permukaan kulit pada tubuh. Umumnya menginfeksi daerah tubuh yang hangat, lembab, dan lipatan seperti ketiak dan selangkangan. Untuk mengidentifikasi infeksi ini, Anda harus mengawasi apakah ada bercak merah, ruam gatal atau tidak.

Alat kelamin
Meskipun setiap orang bisa terinfeksi pada daerah kelamin, risikonya lebih tinggi pada pria yang tidak disunat. Gejala termasuk ruam merah pada penis dengan ujung gatal atau sensasi terbakar. Karena infeksi pada alat kelamin dapat dengan mudah menular kepada orang lain, Anda harus segera mencari perawatan medis.



Tenggorokan dan Mulut
Juga disebut thrush, infeksi di mulut atau tenggorokan umumnya terlihat pada pria lanjut usia, pasien yang menjalani kemoterapi, pria dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah atau diabetes, dan penderita AIDS. Gejala termasuk bintik-bintik putih di dalam mulut dan lidah, retakan di sekitar sudut-sudut mulut, kemerahan di daerah mulut, kesulitan menelan, dan sakit tenggorokan.

Aliran darah
Infeksi yang berada dalam aliran darah terlihat pada pria dengan sistem kekebalan yang lemah atau orang-orang yang terinfeksi tetapi tidak pernah berusaha mengobati. Karena gejalanya tidak mudah dilihat, tanda yang paling umum termasuk demam dan menggigil terus menerus yang tidak dapat diobati dengan antibiotik.

Kemungkinan penyebab
Karena infeksi dapat terjadi di berbagai bagian tubuh, penyebab tentu berbeda-beda. Itulah sebabnya, Anda harus benar-benar hati-hati jika Anda menduga bahwa Anda mungkin terinfeksi. Berhubungan seks tanpa kondom dengan pasangan yang terinfeksi adalah penyebab utama lain dari candida, dan dapat diakui sebagai infeksi menular seksual (IMS). Kondom yang mengandung pelumas spermisida nonoxynol-9 juga diketahui menyebabkan infeksi.

Sebuah sistem kekebalan tubuh yang lemah, membuat seseorang rentan terhadap infeksi. Jika sistem kekebalan tubuh lemah karena stres, kekurangan gizi, kanker, HIV/AIDS, operasi penyakit atau transplantasi, kekurangan sel darah putih, dll, lebih rentan terinfeksi. Penyebab lain adalah diabetes. Jamur ragi makanannya gula, karenanya pasien diabetes lebih rentan terhadap terinfeksi. Juga, penggunaan antibiotik apapun berkepanjangan menghancurkan bakteri jahat serta bakteri baik, yang pada gilirannya dapat menyebabkan infeksi tersebut.

Singkatnya, pencegahan adalah cara terbaik untuk menghindari infeksi jamur. Makan makanan yang sehat, menikmati gaya hidup aktif, pemeriksaan dini dari gejala infeksi, dan menghindari hubungan seks tanpa kondom dengan pasangan yang terinfeksi, semua hal-hal dasar diatas dapat menghindarkan Anda dari infeksi ragi.

Disclaimer : Artikel Bramardianto.com ini untuk tujuan informatif saja, dan tidak boleh digunakan sebagai pengganti nasihat ahli medis.



Loading...
Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah Yang Maha Pengasih Dan Maha Penyayang, jadikanlah semua pembacaku selalu sehat, berbahagia, serta berilah rezeki yang melimpah. Aamiin...."