Bagikan :

toxic relationship, cara mengatasi toxic relationship, toxic relationship quotes, toxic adalah, penyebab toxic relationship

Toxic relationship adalah istilah dalam suatu hubungan yang sudah tidak lagi sehat dan cenderung merugikan diri sendiri maupun pasangan atau bisa juga lingkungan sekitar. Hubungan ‘beracun’ tidak hanya dapat menguras kesehatan mental Anda, tetapi juga kesehatan fisik Anda. Baca terus untuk mengetahui apa sebenarnya dan berbagai cara untuk menghadapinya.

Menangani segala jenis hubungan adalah tugas yang sulit sekaligus rumit, baik itu hubungan dengan orang tua, lingkungan sekitar, atau dengan pasangan Anda. Alasan di balik semuanya adalah perbedaan mendasar sifat orang pada umumnya. Karena setiap orang memiliki sudut pandang dan cara berpikir mereka sendiri-sendiri, inilah akar dari konflik/perpecahan bermula. Beberapa orang bisa menyesuaikan dan menghargai sudut pandang orang lain (open minded), namun, ada beberapa orang yang tidak bisa, atau lebih tepatnya tidak mau menerima, menghargai pandangan dan pemikiran orang lain. Saat itulah hubungan beracun/toxic relationship berkembang. Berikut ini adalah beberapa penjelasan dan tanda hubungan semacam itu.

Apa itu Toxic Relationship atau Hubungan Beracun?
Definisi sederhana dari kata toxic/toksik adalah sesuatu yang dapat menyebabkan kerusakan karena bersifat meracuni. Toxic relationship juga seperti itu, dimana penderitanya bermasalah secara mental dan bahkan secara fisik dalam beberapa kasus. Tidak seperti kebanyakan hubungan tidak sehat lainnya, hubungan yang beracun dapat hadir bukan hanya antara suami dan istri, tetapi bahkan antara orang tua, kolega, atau bos dan bawahan. Satu orang dalam hubungan selalu berusaha membuat orang lain terlihat lebih rendah, baik secara pribadi maupun di depan semua orang. Tidak hanya itu, orang yang toxic ini juga mengalami perubahan suasana hati yang konstan. Satu waktu mereka akan berperilaku sangat baik dengan Anda, dan pada saat lain mereka akan menghina Anda tanpa alasan, membuat penderita merasa bersalah, dan tertekan. Mereka bukan hanya berkata-kata kasar, tetapi juga sangat pandai dalam memanipulasi. Sebagian besar mereka adalah orang bermulut manis, mampu memikat orang lain dengan keterampilan komunikasi mereka, agar orang lain bisa tetap mengelilinginya. Orang-orang seperti itu sebenarnya sangat tergantung pada pasangan/lingkungan mereka, tetapi mereka tidak mau menunjukkannya. Namun, mereka kadang-kadang akan menyalahkan orang karena mengabaikan mereka dan menuduh mereka egois. Dalam hal hubungan pribadi, orang toxic tidak segan mengancam untuk memutuskan hubungan atau bahkan meninggalkan orang tersebut. Kualitas signifikan lain yang terlihat pada orang toxic adalah seringnya meminta perhatian, cinta, prestasi, hal-hal materialistis, dsb.

Perilaku orang toxic dalam mengendalikan orang lain sangat terlihat. Awalnya, mereka memberi saran untuk Anda, apabila Anda menurut, maka mereka akan terus mengatur semua keputusan sesuai kehendaknya, sehingga membuat Anda merasa seperti disetir. Mereka bahkan bisa menjadi agresif supaya orang mau mendengarkan pendapatnya.



Tanda-tanda

  • Orang-orang toxic selalu tidak puas dan tidak mau menghargai kebaikan apapun yang dilakukan orang lain, baik itu skala besar maupun kecil.
  • Mereka sangat egois. Mereka akan terus berbicara tentang kebutuhan dan kesedihan mereka, dan paling tidak tertarik melihat/mendengarkan apa yang orang lain rasakan atau lakukan.
  • Orang toxic sangat posesif dan mungkin mencoba mengekang orang lain. Seseorang tidak dapat berbagi hal apapun dengan seseorang yang memiliki sifat-sifat seperti itu.
  • Seperti yang dinyatakan sebelumnya, orang toksik ini selalu membuat orang lain merasa bodoh dan memandang orang lain tidak penting sepanjang waktu.
  • Orang seperti itu akan menyalahkan orang lain untuk setiap hal yang dianggapnya ‘salah’. Dia juga akan mengharapkan Anda untuk berubah dan tentu saja harus sesuai pola pikirnya yang rumit dan penuh drama.

Cara Keluar
Komunikasi adalah kunci untuk hampir setiap masalah hubungan. Jika Anda berada dalam hubungan beracun, cobalah berbicara dengan pasangan Anda atau siapa saja orang yang Anda anggap toxic itu. Bersikaplah lembut dan cobalah untuk tidak membuat orang itu merasa disalahkan. Jelaskan bahwa Anda hanya akan mau melanjutkan hubungan jika dia juga mau menerima ruang dan kepribadian Anda juga. Dalam situasi seperti itu, orang yang beracun pada umumnya tidak mau menerima kesalahannya dan mencoba menumpahkan semuanya pada orang lain. Tapi, kesempatan kedua tetap harus diberikan. Namun, jika keadaan tidak kunjung berubah meski sudah berkali-kali diberi kesempatan, lebih baik mengakhiri saja hubungan itu. Karena jika perilaku toxic ini sudah menjadi kebiasaan, maka dapat menyebabkan siklus setan, membuatnya lebih sulit untuk keluar dari itu kecuali dia suatu saat mau introspeksi pada diri sendiri atau ada peristiwa besar titik balik kehidupan yang mengubahnya.
Sekarang setelah Anda tahu semua tentang hubungan yang tidak sehat ini, ambilah langkah untuk keluar darinya atau mencoba membantu orang lain yang mungkin menderita karenanya.





Loading...
Bagikan :