Bagikan :

era kompetitif, pengertian sikap kompetitif, contoh kompetitif, makalah keunggulan kompetitif, keunggulan kompetitif pdf
4 Tips Supaya Bisa Tetap Bersaing Di Era KompetitifDunia telah berevolusi secara eksponensial dan berjalan sangat cepat, penting bagi kita untuk mampu belajar menyesuaikan diri dengan teknologi yang terus berubah agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Setelah banyak melewati pasang surut, saya menemukan beberapa kebenaran pahit kehidupan yang umumnya kita hindari, atau lebih sering tidak mau kita terima. Namun, disini sebenarnya penerimaan adalah kunci kesuksesan Anda nantinya!

Ini adalah cerita pribadi saya bahwa semakin saya menerima kegagalan itu, maka semakin mudah saya berhasil. Ketika seseorang menerima kekurangannya, kesempatan untuk mencapai kesuksesan meningkat. Ibarat seperti pantulan bola, semakin keras dihempaskan, maka semakin tinggi melambung. Disinilah kita belajar menerima apa yang salah/kurang supaya mau belajar, karena itu sebagai cara untuk membuka peluang-peluang baru.

Di era kompetitif ini, tidak mengejutkan terkadang kita melihat teman yang mengajak berbisnis kemudian mengkhianati kita sendiri. Memang, sangat sulit untuk menerima kenyataan pahit bahwa seorang teman yang sudah berteman baik telah tega menipu kita. Selain itu, kehidupan di dunia kerja/bisnis memang tidaklah mudah, karena kita harus mampu membuktikan kapabilitas diri kita setiap menit supaya bisa tetap bertahan.

Beberapa tantangan akan terus membayangi jalan Anda menuju sukses sebagai karyawan yang hebat, atau sebagai pebisnis yang handal, tetapi penawarnya adalah bagaimana cara Anda menangani berbagai hal tersebut secara pribadi.



Berurusan dengan waktu di kantor sangat menguras pikiran dan emosi. Saya pernah mengalaminya saat jadi karyawan dan karena itu saya dapat menuangkan dalam tulisan sesuai dengan pengalaman pribadi. Ketika bos tidak puas dengan pekerjaan Anda, tentu ada perasaan tertekan di tempat kerja, stres karena tidak bisa memberikan hasil yang produktif. Itu sangat memengaruhi dan mengecewakan hari Anda.

Baca Juga -  6 Alasan Mengapa Kehidupan Berubah Semakin Lebih Baik

Diluar sana, juga masih banyak orang-orang dengan tingkat pendidikan yang rendah mau tak mau harus tambah jam kerja/lembur, bekerja lebih giat setiap hari, karena mereka tahu mencari uang sangat susah di tengah persaingan ketat di masa sekarang ini. Jika tidak seperti itu, bagaimana mereka bisa membayar semua kebutuhan hidup?

Namun, terlepas dari apapun yang Anda tekuni, tantangan saat ini Anda tetap dituntut kerja keras supaya tetap tumbuh di segala bidang. Berikut adalah beberapa tips untuk Anda agar bisa tetap bersaing di era kompetitif ini.

1. Anggap rasa takut sebagai tantangan
Apa itu ketakutan dan kekhawatiran? Ini tidak lain adalah batasan di dalam pikiran yang menghalangi kita untuk bergerak maju. Saat dimana kita mampu mengatasi semua ketakutan itulah saat dimana kita berhasil.

Rasa takut umumnya adalah alasan yang ditimbulkan ego kita supaya enggan melakukan suatu hal yang kita anggap ‘sulit’. Padahal jika kita mau mencermati apa yang sudah Tuhan berikan untuk kita, kita sebenarnya mampu melakukan hal yang diluar dugaan kita.

2. Jangan selalu bergantung pada orang lain
Terlalu bergantung pada siapapun kadang-kadang bisa membuat Anda kecewa pada akhirnya! Bisa jadi harapan di tempat kerja atau dalam hubungan, ketergantungan pada seseorang bisa membuat kita sakit hati.

Agar unggul di tengah persaingan yang ketat, penting untuk belajar dari kegagalan dan tidak selalu mengekor pada seseorang untuk bertindak sebagai media demi meraih kesuksesan.

Mengapa? Terlepas dari kita adalah makhluk sosial, karena terlalu sering berharap pada orang lain akan membuat kita malas, tidak pernah belajar akan pentingnya kemandirian.

Baca Juga -  Solusi Pengobatan untuk Migren

3. Yang lalu biarkan berlalu
Masa lalu seharusnya bukan menjadi beban Anda saat ini, kecuali hanya pelajaran yang harus dipetik! Untuk tumbuh secara progresif di masa sekarang, penting untuk belajar dari pengalaman di masa lalu. Biarkan saja berlalu.
Apakah itu tentang bisnis, pekerjaan, atau hubungan, pengalaman masa lalu, semua memberikan pelajaran berharga seumur hidup. Kita tidak selamanya berada pada sisi tergelap, kita hanya perlu belajar pada masa-masa tergelap supaya kembali pada terang.

4. Percayalah pada diri sendiri
Kelemahan terbesar, yang secara pribadi saya rasakan mempengaruhi orang lain, adalah kurangnya kepercayaan pada diri mereka sendiri. Kepercayaan sangat penting untuk membangun kembali mindset seseorang! Keyakinan kuat adalah modal awal yang harus Anda tekankan dalam mengawali apapun usaha Anda, yang nantinya akan membawa Anda menjemput keberhasilan.

Saya menyadari ini ketika saya mulai mempercayai tekad saya keluar kerja dan memulai bisnis online. Kegagalan pada umumnya memang bisa menurunkan moral seseorang, tetapi jika Anda mampu mengambil pelajaran positif dari semuanya dan percaya pada diri sendiri, perlahan akan menuntun Anda untuk bangkit beradaptasi di tengah persaingan.





Loading...
Bagikan :