Bagikan :

kenangan masa lalu, melepaskan kenangan pahit, cara menghapus kenangan masa lalu
5 Cara Membebaskan Diri dari Kenangan Masa Lalu yang MenyakitkanSangat dianjurkan bagi setiap orang mengambil beberapa waktu untuk merenungkan dan introspeksi dari setiap pengalaman negatif agar mampu belajar dan tumbuh. Terkadang kita cenderung menghabiskan terlalu banyak waktu sibuk meratapi, bukan mencari solusi. Memiliki pikiran yang terlalu negatif itu sangat melelahkan, menguras energi, membuat sulit tidur, dan bahkan menyebabkan masalah yang lebih berat seperti kecemasan dan depresi. Bramardianto.com menuliskan 5 cara agar terbebas dari pengalaman pahit di masa lalu.

Ketika kita terus-menerus memikirkan trauma atau pengalaman negatif di masa lalu, secara otomatis tubuh dan pikiran bawah sadar kita juga akan meresponnya berulang-ulang. Akhirnya siklus berantai ini menyebabkan stres dan melemahkan sistem imun pada tubuh. Secara biologis saja bisa dikenali tanda-tandanya seperti tekanan darah tinggi, ketidakstabilan denyut jantung, dan adrenalin tak teratur. Itu adalah respon alami tubuh ketika dihadapkan pada situasi ‘lawan atau lari’.

Kita semua tahu, bukanlah hal mudah untuk sembuh dari trauma dan memiliki ketenangan pikiran sepanjang waktu. Ketika tubuh dan pikiran bawah sadar terus-menerus selalu dalam mode ‘lawan atau lari’ atau gelisah, maka Anda akan kesulitan untuk berinteraksi dengan pasangan, keluarga, teman, dan rekan kerja dengan tingkat netralitas seimbang.

Bahkan ketika Anda berada di sekitar orang-orang yang tidak terlibat dalam pengalaman negatif sekalipun, mereka akan dengan mudah terpengaruh karena pikiran Anda tidak bisa fokus di masa sekarang. Energi negatif yang Anda bawa akan menular kepada mereka secara tak kasat mata (seperti telepati). Karena kita tidak ingin orang lain ikut sengsara akibat masalah yang ada dalam kepala kita sendiri, maka kita harus mengambil langkah-langkah untuk menyeimbangkan diri kita sendiri.

1. Kenali ketika itu benar-benar terjadi
Karena tubuh, pikiran, dan emosi akan terus bereaksi terhadap kenangan negatif, maka setiap kali Anda mengalami hal ini sangat dianjurkan untuk mengambil napas dalam-dalam, melakukan beberapa teknik grounding, dan membawa diri Anda kembali ke saat ini. Apakah pengalaman negatif Anda sedang terjadi sekarang? Coba untuk memanfaatkan kembali semua indera Anda, dan gunakan beberapa teknik meditasi kesadaran untuk membawa pikiran Anda kembali berada di saat ini.

2. Carilah solusi untuk menyelesaikan
Setelah kita mampu mengetahui apa yang perlu kita lakukan, langkah selanjutnya adalah mencoba memperbaiki masalah yang sedang terjadi dan memastikan hal itu tidak terjadi lagi. Biarkan saja waktu yang akan menghapusnya.

Ketika Anda berada di pihak yang bersalah, jelas merupakan hal yang sulit. Meskipun kita mungkin tak sabar ingin cepat mengatasi permasalahannya, tapi kita harus memastikan hal itu bukan didasari alasan egoisme. Jika kita hanya sekedar meminta maaf di mulut saja, maka kita sudah bersikap egois. Tidakkah Anda merasakan sakit hati yang diderita orang yang sudah Anda sakiti?. Meminta maaf seharusnya didasari ketulusan bahwa kita benar-benar berniat untuk menyelesaikan semua masalah secara baik-baik, dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.



Ketika Anda merasa seseorang telah menyakiti perasaan Anda, carilah cara untuk mengekspresikan diri tapi tidak memperrumit situasi. Tetaplah tenang, gunakan pernyataan halus, dan bicarakan apakah yang Anda lakukan salah dan bagaimana seharusnya Anda melakukan lebih baik untuk mencegah masalah bertambah panjang. Biarkan orang lain memiliki kesempatan untuk menilai Anda dari sisi mereka. Jika mereka bersikeras pada pendiriannya atau lebih memilih menyembunyikan perasaan daripada mengutarakannya, maka yang dapat Anda lakukan adalah pastikan bahwa Anda harus berada dalam keadaan seimbang/netral. Terkadang, memaklumi adalah cara bijaksana untuk melepaskan energi-energi negatif yang tidak perlu.

3. Luangkan waktu untuk berpikir
Ada begitu banyak peristiwa yang terjadi setiap hari. Kita benar-benar butuh beberapa waktu sejenak jauh dari benda-benda elektronik untuk menenangkan pikiran supaya bisa mengamati pikiran dan emosi secara jernih. Cara paling baik dilakukan dalam keadaan meditasi, karena kita dapat mengatur napas, memperlambat, dan belajar melepaskan rasa kemelekatan dengan pikiran dan emosi. Semua persoalan hidup terlihat seperti awan mengambang di langit yang timbul dan akan berlalu secara alami.

Jangan memendam semua masalah Anda di dalam hati, itu akan menyakiti diri sendiri dan lambat laun akan menjadi penyakit. Jika Anda mendapatkan firasat bahwa ada sesuatu yang salah, yang terbaik adalah akui saja perasaan itu. Setelah Anda memiliki waktu menenangkan diri, maka Anda bisa duduk dengan tenang dengan menjelajahi semua perasaan-perasaan Anda. Jika bisa untuk diperbaiki, maka carilah solusi perbaikannya. Jika memang harus segera dilupakan, maka ikhlaskan saja. Hanya semudah itu.

4. Rawat diri sendiri
Luangkan waktu untuk merawat diri sendiri. Karena pikiran terlalu aktif sangat menguras energi tubuh Anda. Luangkan waktu santai untuk membaca buku, mandi air panas, menonton film favorit, sesekali bermain video game, makan makanan sehat, olahraga, dsb. Berikan saja waktu bersenang-senang agar bisa membantu Anda melupakan pengalaman pahit dan segera bergerak maju.

5. Lakukan kegiatan untuk menenangkan diri
Respon biologis alami yang kita miliki bersifat insting. Meskipun pikiran menguasai materi sangat kuat, Anda tidak bisa memaksa tubuh untuk tidak merasakan apa yang sedang Anda rasakan.

Ini bukan berarti Anda harus bereaksi sembarangan menuruti perasaan Anda. Sadari saja bahwa semua hal negatif/positif yang datang silih berganti memang wajar terjadi dalam hidup Anda. Akan lebih bijaksana sebaiknya mengatur semacam kegiatan harian yang dapat membantu ‘membersihkan sampah’ yang mengotori jiwa. Cobalah lebih mendekatkan diri kepada Tuhan YME, latihan pernapasan, atau meditasi. Semua cara ini bisa membantu Anda untuk bergerak maju dan menjauhkan pikiran agar tidak lagi terjebak di masa lalu.

Olahraga membantu pelepasan endorfin alami, memungkinkan tubuh Anda berkesempatan untuk memproses hal-hal pada tingkat fisik sehingga jauh lebih mudah berpikir jernih dan tahu bagaimana seharusnya bertindak dalam menyikapi masalah Anda.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah Yang Maha Pengasih Dan Maha Penyayang, jadikanlah semua pembacaku selalu sehat, berbahagia, serta berilah rezeki yang melimpah. Aamiin...."