cara melupakan mantan, cara move on

6 Cara Menghilangkan Keinginan Menghubungi MantanApakah Anda masih suka terbayang-bayang sosok mantan? Apakah Anda masih merasa kehilangan atau ingin berbicara dengan mantan Anda? Tapi, bagaimana jika mantan Anda menutup telepon Anda? Ada kemungkinan bahwa mantan Anda sudah move on dan bahkan melupakan Anda. Cara terbaik adalah dengan menghilangkan godaan untuk menghubungi mantan Anda lagi. Tapi bagaimana Anda akan melakukannya? Lanjutkan membaca.

Tak sedikit dari kita, mungkin juga Anda, yang masih saja suka mengenang dan berharap untuk kembali ke mantan kekasih. Padahal si mantan pacar adalah orang yang sering menyakiti, tukang selingkuh, atau membawa pengaruh buruk.

Namun sebagian orang kadang tidak bisa menahan keinginan untuk menghubungi mantan, entah karena kangen atau faktor kebiasaan. Terkadang situasi juga semakin menyulitkan jika keduanya masih sering ketemu, apalagi bila si mantan minta untuk balikan. Lalu apa yang harus dilakukan? Ada beberapa cara untuk menghindar dari mantan agar tak tergoda lagi untuk kembali pacaran.

1. Hapus setiap detail kontaknya
Hapus setiap detail yang ada di ponsel Anda tentangnya. Ini termasuk no telpon, alamat sosial media, alamat email, dan foto-foto. Move on pasti menjadi lebih mudah dengan ini. Jika Anda cenderung masih menyimpan nomor telepon mantan Anda, maka Anda akan merasakan dorongan untuk menghubungi mantan Anda. Lebih baik menghindari mantan daripada menyesal kemudian, kan?

2. Luangkan waktu bersama teman-teman
Alihkan perhatian Anda, karena itu adalah cara terbaik untuk menjauh dari mantan Anda. Hangout kemana saja dengan teman atau keluarga, pergi untuk nonton film dan makan malam. Bersosialisasi dan bertemu orang baru. Jika Anda menghabiskan waktu sendirian, maka Anda akan berpikir tentang masa lalu Anda. Jangan biarkan hal itu terjadi, berpikirlah saat ini dan tentang masa depan yang lebih baik, lepaskan masa lalu Anda. Menahan diri Anda dengan mengalihkan pikiran Anda dalam cara yang Anda anggap terbaik untuk melupakannya.

3. Jauhi stalking-stalking
Anda mungkin tidak mau mengakui, tapi Anda mungkin sering penasaran ingin memeriksa profil mantan Anda secara online setelah putus cinta. Jika ini benar, maka hal itu akan memperburuk masalah bagi Anda. Memeriksa atau memata-matai profil sosial medianya akan menyebabkan pikiran macam-macam dan susah move on. Terkadang keinginan untuk balikan semakin menggebu ketika tahu ia sudah move on. Jika itu yang terjadi, sembunyikan saja mantan dari beranda media sosial. Hal ini juga bisa menghindarkan rasa sakit hati jika suatu hari nanti mantan Anda sudah punya kekasih lagi.

4. Berpikirlah realistis
Sebelum menghubungi lagi mantan Anda, usir jauh-jauh wajahnya dari pikiran Anda. Hal itu memang tak mudah dilakukan apalagi jika Anda masih mencintainya. Solusinya, bayangkan saja semua tindakan mantan yang membuat Anda tersakiti atau marah. Pastikan pada diri sendiri jika pria seperti dia tidak pantas memiliki Anda. Terimalah kenyataan bahwa mantan Anda telah berpaling. Mengapa Anda tidak melakukan hal yang sama? Ada banyak hal lain dalam hidup, sehingga fokuslah pada hal lain.



5. Anda harus tegas
Sebagian orang yang ingin move on, tetapi masih saja sering bertemu dengan mantan. Jelas Anda pasti merasa kesulitan menahan godaan untuk kembali pacaran. Cobalah bersikap tegas dan membuat sejumlah batasan-batasan dalam berteman dengannya. Bersikap manis dengan mantan juga bisa menjauhkan pria lain untuk mendekati Anda.



6. Tetap positif
Tetap positif dalam menjalani hidup dan jangan pernah menghubungi mantan Anda. Setiap kali Anda merasa memiliki hasrat untuk menelepon, cari saja hobi atau aktivitas baru yang menyita perhatian. Tak perlu mencari kegiatan yang membutuhkan banyak usaha, mungkin cukup dengan sesuatu yang menarik. Anda tidak memiliki alasan untuk menghubungi mantan Anda, kecuali jika Anda memang berniat untuk bersama lagi. Perpisahan bukanlah akhir dari dunia, itu adalah awal dari sesuatu yang lebih baik dalam hidup.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."