Bagikan :

orang tidak bahagia, kebiasaan orang orang yang tidak bahagia
6 Kebiasaan Orang yang Hidupnya Tak BahagiaHidup itu sebuah pilihan. Setiap hari kita dihadapkan pada 2 pilihan, selalu bersyukur dan menjadi bahagia atau lebih memilih selalu melihat keburukan dalam segala hal dan akhirnya menjadi sengsara. Tidak peduli apa yang mungkin terjadi, kita selalu memiliki pilihan bagaimana cara bereaksi dan bagaimana efeknya nanti kita rasakan pada diri kita sendiri. Sesekali Anda boleh merasakan sedih dan tidak bahagia, tapi jangan biarkan ketika perasaan itu berubah menjadi sebuah kebiasaan.

Sebuah pola pikir negatif bisa menjadi suatu kebiasaan jika kita sendiri membiarkannya berkembang biak. Seringkali, orang yang tidak bahagia terjebak dalam pola pikir negatif, kesalahan cara hidupnya sendiri, suka bergantung pada belas kasihan dan simpati dari orang lain.

Ketika seseorang tidak bahagia, maka cukup sulit untuk melihat sisi baik di sekitarnya. Mereka tidak bisa menyadari bahwa mereka berada dalam siklus negatif ini disebabkan oleh diri mereka sendiri. Sebaliknya, mereka lebih suka menyalahkan, mengeluh, dan mengkritik orang lain dalam setiap kesempatan. Itulah yang membedakan mana orang yang bahagia dan tidak. Orang bahagia mana mau mencari kesalahan? Mereka lebih memilih menikmati hidup dan terus bersyukur, karena cara inilah yang membuat hidupnya bahagia. Berikut 6 kebiasaan orang yang hidupnya tak bahagia.

1. Mereka selalu berada di posisi ‘sebagai korban’
Banyak orang yang tidak bahagia dengan kehidupannya selalu beralasan bahwa mereka adalah korban ketidakadilan. Bagi mereka, hidup mereka terlalu sulit untuk ditolerir atau dikendalikan, dan itu karena kesalahan orang lain. Mereka tidak akan pernah mau menerima tanggung jawab yang sebenarnya berasal dari tindakan mereka sendiri. Selalu merasa tak berdaya, malas membuat perbaikan agar hidupnya lebih baik, singkatnya orang tidak bahagia akan terus-menerus memiliki alasan bahwa kondisi hidupnya akibat kesalahan orang lain.

2. Tiada hari tanpa mengeluh
Orang yang tidak bahagia suka mengeluhkan betapa sengsaranya hidup mereka. Bahkan, hampir semua waktu yang mereka miliki dihabiskan untuk mengeluh. Semua orang tidak bahagia hanya berfokus pada sisi negatif daripada melihat kebaikan atau menemukan solusi tentang apa penyebab penderitaannya.





3. Mereka takut dikritik
Khawatir tentang apa yang dipikirkan orang lain adalah kebiasaan besar orang tidak bahagia. Sementara banyak dari kita yang masih merasa sedikit khawatir tentang apa yang orang pikirkan, tapi tidak lama perasaan ini mungkin hilang dengan cepat dan lupa. Tapi orang tidak bahagia selalu memperpanjang perdebatan dan mencoba berbagai dalih untuk menutup kritikan. Singkatnya, mereka menolak untuk menerima segala bentuk kritikan.

4. Mereka suka gosip
Orang tidak bahagia sebenarnya tidak puas dengan kehidupan mereka sendiri, sehingga menilai kehidupan orang lain dan mencoba menemukan kesalahan di dalamnya. Dengan mengatakan hal-hal negatif tentang orang lain membuat orang tidak bahagia merasakan ‘kepuasan palsu’. Orang bahagia tidak punya waktu membicarakan atau mencampuri kehidupan orang lain, karena mereka terlalu fokus pada hal baik dalam diri mereka sendiri.

5. Senang mendramatisir
Setiap kali ada drama, mereka akan berada di sana. Mereka ingin menjadi bagian dari hal itu sehingga mereka dapat memastikan drama terus diperbincangkan orang.

Mereka ingin menambahkan bensin ke dalam api, membesar-besarkan situasi dan membandingkan drama kesengsaraan hidup mereka sendiri sehingga orang lain ikut terjebak dalam ketidakbahagiaan pikiran mereka.

6. Mereka berjuang untuk merebut kepercayaan orang
Bahkan orang yang paling introvert sekalipun tetap membutuhkan teman, kita perlu orang untuk mencintai dan mengasihi kita. Itulah kehidupan, harus bisa saling mengasihi secara imbang. Tetapi orang-orang tidak bahagia berjuang merebut kepercayaan dan memelihara persahabatan karena mereka menginginkan keuntungan. Mereka tidak suka ketika orang tidak merasa bersimpati atau tidak setuju dengan cara pandang atau pola pikir mereka.

Ketika teman-teman dan orang yang dicintai mencoba menunjukkan bahwa hidup ini tidak seburuk yang mereka pikirkan, mereka melihatnya sebagai kritikan negatif dan berpikir tidak ada orang yang mau mengerti perasaan mereka. Cara berpikir seperti ini akhirnya membuat mereka merasa kesepian. Lebih menyedihkan lagi, mereka berpikir bahwa dunia sudah memusuhi mereka.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."