Bagaimana Menjadi Orang Tua yang BaikMengetahui bagaimana menjadi orangtua yang baik tidak mudah di jaman sekarang ini, dimana anak-anak mulai tumbuh dan menginjak usia remaja. Cari tahu bagaimana cara untuk dapat mengatur anak-anak Anda, namun tetap datang dari sebagai orang tua yang baik. Simak selengkapnya dalam artikel yang disajikan Bramardianto.com berikut.

Orang Tua Baik, Cara Mengasuh Anak, Parenting

Pengetahuan tentang bagaimana cara membesarkan anak-anak hari ini adalah sesuatu yang harus dipahami betul setiap orang tua. Anda juga dapat mengambil saran dari orang-orang yang memiliki anak-anak, atau dari orang tua Anda sendiri. Akan tetapi masalahnya adalah, dengan cara yang sama tidak akan berlaku untuk semua anak-anak, karena metode terlalu mengekang, terlalu liberal atau kolot. Anda harus sadar dan memahami bahwa anak-anak jaman sekarang lebih berjiwa bebas dan independen, mencapai kepribadian pada usia yang sangat muda.

Pengaruh luar seperti media atau teman-teman yang pernah ‘mengalami semuanya’ dan kini memberikan Anda untuk tugas baru, yang menantang untuk mengarahkan anak-anak Anda dengan pola pendidikan yang semestinya. Terserah orang tua untuk membawa mereka dengan cara apapun yang terbaik, dengan saran dan metode yang akan bekerja ke dalam kehidupan mereka saat mereka tumbuh dewasa. Anda akan menemukan saran di sini untuk menjadi orangtua yang baik ketika berurusan dengan situasi sulit sekalipun tetapi tidak terkesan kaku.

Tips Menjadi Orang Tua yang Baik

Jika ada satu hal yang Anda sadari, adalah bahwa berteriak dan melarang anak-anak melakukan hal-hal tertentu, hanya akan membuat mereka lebih penasaran dan memberontak. Jika anak-anak Anda melakukan hal-hal yang Anda pernah lakukan di masa lalu atau bahkan di masa sekarang, mereka akan berani menunjukkan itu dan memiliki cara mereka dalam berargumen. Jadi sebelum Anda menyalahkan mereka tentang sesuatu yang mereka lakukan, tanyakan pada diri Anda jika Anda adalah orang yang harus disalahkan pertama. Orang tua adalah karakter yang berpengaruh besar dalam kehidupan seorang anak.

Memarahi Bukan Memecahkan Masalah
Ibuku tidak bisa disalahkan, ketika saya melihat kembali pada masa kecil saya, tapi dia memarahi memang untuk tujuan baik bagi saya yang sekarang dan kemudian. Saya tidak akan mengatakan bahwa saya tidak pantas mendapatkannya, tapi ketika dia memarahi, saya hanya merasa lebih marah dan marah ketika itu dan lantas pergi dari rumah. Kemudian anak-anak seperti kita tumbuh dari fase ‘hormon mengamuk’ dan tak mau diatur, kita tidak pernah membantah lagi karena rahasia ibu untuk menangani saya adalah dengan berbicara lembut dan santai. Sementara ayah saya tidak pernah menegur, tapi lewat pernyataan ketika saya mengalami suatu masalah, baik di sekolah maupun di lingkungan. Dia akan duduk dengan tenang dan mencoba menguraikan masalah yang saya alami, bagaimanapun juga kebanyakan orang tua takut jika anak-anak mereka akan menjadi seperti yang tidak mereka inginkan dan berhati-hati dengan siapa kita berteman. Jadi pada saat Anda merasa perlu untuk memarahi, pikirkan lagi bagaimana Anda hanya akan mendorong anak Anda menjauh dan minggat dari rumah, dan malah membuat mereka ingin melakukan apa yang mereka harap.

Tetap Awasi Kegiatannya
Ibuku selalu mempunyai kebiasaan untuk memeriksa isi tas saya ketika masih sekolah, atau menggeledah apa saja yang ada di kamar saya. Itu cara beliau mengawasi hal-hal yang seharusnya tidak boleh dinikmati di usia muda. Beliau benar dalam melakukannya tapi cara seperti itu tidak saya suka, dimana ketika itu beliau menemukan rokok dan minuman keras di kamar saya. Seketika itu juga, saya di panggil di lain waktu ketika dalam suasana santai. Ayah dan Ibu sudah menunggu di ruang keluarga. Beliau menanyakan, apakah saya sudah mulai merokok dan minum minuman keras?. Saya berusaha menutupi hal itu dengan dalih bahwa rokok dan minuman keras itu punya teman saya. Tapi beliau tidak kurang akal, beliau menyuruh saya memanggil siapa saja teman saya. Akhirnya, semua teman-teman saya dipanggil dan beliau tetap menasehati dengan tenang bahwa apa yang kami lakukan ini adalah tindakan salah. Jadi, sefatal apapun kesalahan anak Anda, tetaplah berusaha untuk tetap tenang ketika dihadapkan pada suatu masalah apapun.

Seks Bebas dan Pacaran
Tidak ada anak atau remaja muda diarahkan tentang apa itu pacaran dan seks, dan satu-satunya fokus pada usia tersebut adalah emosi mereka. Itu wajar untuk merasakan sebuah ketertarikan dengan lawan jenis mereka, tetapi bertindak di luar batas adalah bagian yang menakutkan bagi orangtua. Ada beberapa anak-anak tidak berkencan atau bergaul dengan anak-anak lain seusia mereka, gadis-gadis remaja sering mencoba sensasi berkencan dengan pria yang jauh lebih tua. Ini adalah tanggung jawab Anda sebagai orang tua untuk mendekati masalah ini ketika mereka berubah menjadi remaja atau Anda akan berurusan dengan seorang anak yang diam-diam bertemu dan terus berhubungan dengan orang-orang tidak Anda kenal yang menjalin hubungan dengan anak Anda. Bersikap terbuka tentang hubungan seks dan menjelaskan kepada mereka apa yang bisa terjadi jika Anda mau membuka diri untuk memberitahukan hubungan seks diluar pernikahan, jangan biarkan mereka mencari tahu sendiri lewat teman-temannya. Doronglah mereka untuk lebih berkonsentrasi pada pendidikan sekolah, nilai agama, budi pekerti dan bersosialisasi dengan orang yang tepat.

Cara terbaik adalah untuk memberitahu mereka tentang apa yang Anda alami. Pengalaman masa lalu Anda ketika berpacaran, patah hati, dikhianati dan apa pun yang akan membantu membuat mereka memahami bagaimana rumitnya semua itu jika Anda tidak menjelaskan dengan kerangka berpikir dan pemahaman yang benar. Bersikaplah jujur ​​dan terbuka dengan anak Anda ketika mereka curhat dan membuka diri tentang hal-hal yang sedang mereka alami. Dengan cara itu Anda tidak perlu begadang sampai larut malam bertanya-tanya apakah anak Anda diam-diam menyelinap berkencan keluar dari rumah, atau melarikan diri malam-malam untuk dugem. Selama Anda menyadari apa yang anak Anda kerjakan, sisanya seharusnya tidak masalah karena anak Anda akan tahu sendiri apa yang diharapkan dan bagaimana mengelola situasi karena Anda selalu ada dan siap untuk membimbing dia.



Jangan Biasakan Perlakuan Fisik Kasar
Jangan biasakan memberikan perlakuan fisik untuk anak Anda karena itu justru benar-benar merusak psikologis dan emosionalnya dalam jangka panjang. Dengan cara tegas berbicara kepada mereka tentang kesalahan mereka atas dasar mereka untuk melakukan hal-hal yang mereka sukai, tetapi tidak berarti membiarkan diri Anda untuk ringan tangan pada mereka. Jika Anda pernah mengalami kekerasan di masa lalu, entah itu dari orangtua Anda, jangan diterapkan dalam pola asuh Anda. Hal terakhir yang harus Anda renungkan adalah kondisi mental dan psikologis anak di masa depan, jika mereka tumbuh menjadi keras dan agresif kepada orang-orang yang mereka temui. Ini akan berpengaruh banyak dalam kehidupan mereka jika mereka dibesarkan dalam situasi kasar seperti itu. Jika Anda melihat dia melakukan sesuatu yang salah, dengan lembut tapi tegas katakan ‘tidak’ untuk tindakan itu dan beritahu mereka bahwa ada hukumannya jika dia mengulanginya. Hukuman tidak harus bersifat keras dan meninggalkan efek trauma.



Jangan Bandingkan Anak Anda dengan Anak Lainnya
Kesalahan terbesar orangtua adalah suka membandingkan anak mereka dengan anak lain. Baik itu nilai, perilaku, cara berpakaian atau apapun yang menurut Anda baik dan kebetulan tidak ditemukan dalam diri anak Anda. Hal semacam itu dapat melumpuhkan harga diri mereka, dan semua yang Anda bandingkan hanya akan memicu mereka untuk menjadikan mereka dendam. Selalu mendorong mereka untuk bekerja menuju nilai yang lebih baik, memberi mereka bantuan yang mereka butuhkan untuk memperbaiki mata pelajaran yang lemah di sekolah dan menyarankan tentang bagaimana cara untuk memperbaiki diri, bukannya berkata kasar dan menghina perasaan mereka. Ingat, mereka adalah anak-anak Anda. Prioritaskan selalu apa yang terbaik untuk masa depannya kelak.

Untuk menjadi orangtua yang baik, Anda harus mendapatkan banyak ide tentang bagaimana mengasuh anak dengan pikiran terbuka, di mana saran dari buku adalah cara terbaik untuk mencari bimbingan. Jangan tergantung pada cara orang lain dalam menangani anak-anak Anda, karena mereka akan memiliki metode dan gaya pengasuhan mereka sendiri. Jangan banyak membaca pada subjek dan bersiaplah saat menangani anak-anak, karena seperti saya katakan, Anda akan berurusan lebih dengan orang dewasa daripada anak-anak.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."