Benjolan Putih pada LidahBenjolan putih pada lidah dapat menunjukkan kondisi medis seperti kandiasis mulut, leukoplakia, lichen planus oral, sariawan mulut, dll. Artikel berikut memberikan informasi tentang mengapa benjolan tersebut dapat muncul di lidah, dan bagaimana hal ini dapat diobati.

lidah, penyakit lidah, gangguan lidah, sakit lidah,

Apakah Anda Tahu?
Lidah adalah otot yang terkuat dan paling fleksibel dari tubuh manusia. Ini adalah satu-satunya otot yang tidak menempel pada kedua ujungnya.

Terletak di dasar mulut, lidah adalah organ berotot yang tidak hanya membantu kita mengenali rasa, tetapi juga membantu dalam artikulasi bicara. Hal ini juga membantu kita melakukan aktivitas seperti menelan dan mengunyah. Membran khusus yang menutupi lidah kita berisi tonjolan kecil yang disebut papila. Ini dikategorikan ke dalam fungiform, filiform, foliate, dan papila sirkumvalata. Tonjolan ini memberikan tekstur kasar di lidah. Tunas perasa (taste buds), yang merupakan sel-sel reseptor rasa khusus yang membantu kita merasakan rasa berbeda, yang terletak di sekitar tonjolan tersebut.

Dalam keadaan normal, lidah berwarna merah muda. Munculnya lidah dapat berubah jika seseorang mengembangkan ulkus, bintik-bintik sakit, atau benjolan akibat infeksi atau kondisi peradangan. Benjolan di lidah juga bisa disertai dengan gejala lain seperti lidah bengkak, nyeri di rongga mulut, atau kesulitan menelan dan mengunyah.

Faktor-faktor Penyebab

Benjolan putih bisa muncul di lidah karena berbagai alasan. Berikut adalah beberapa kondisi medis yang dapat menimbulkan benjolan tersebut di lidah.

Leukoplakia

Leukoplakia adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan benjolan putih atau bercak pada selaput lendir rongga mulut.

Penyebab

  • Mengunyah tembakau dan daun sirih dan konsumsi alkohol yang berlebihan adalah beberapa penyebab utama.
  • Iritasi dari gigi palsu yang tidak pas, gigi kasar, atau mahkota gigi juga dapat menyebabkan kondisi ini.
  • Leukoplakia berbulu adalah bentuk lain dari kondisi ini. Hal ini ditandai dengan berkembangnya bercak putih kasar di lidah dan bagian dalam pipi. Infeksi ini disebabkan oleh virus Epstein-Barr.

Pengobatan

  • Individu yang terkena harus menahan diri dari konsumsi tembakau, daun sirih, dan alkohol.
  • Jika gigi palsu atau gigi mahkota mengiritasi lidah, akan lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter gigi.
  • Pada kasus yang parah, luka mungkin harus diatasi melalui operasi.
  • Meskipun beberapa studi menunjukkan bahwa penggunaan suplemen beta-karoten dapat terbukti bermanfaat, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memverifikasi klaim ini. Jadi, mengambil suplemen ini hanya jika telah direkomendasikan oleh dokter Anda.

Sariawan mulut

Sariawan mulut, yang juga disebut sebagai borok aphthous, adalah luka kecil yang dapat berkembang pada gusi, bibir, lapisan dalam pipi, atau lidah.

Penyebab

  • Alasan yang tepat di belakang pengembangan sariawan mulut belum jelas, namun diyakini bahwa konsumsi berlebihan buah jeruk, alergi makanan, trauma, atau kekurangan gizi bisa memicu perkembangan luka mulut.
  • Cedera jaringan lunak bisa menjadi faktor penyumbang. Cedera bisa terjadi jika seseorang sengaja menggigit lidahnya atau membersihkan lidah terlalu kasar.

Pengobatan

  • Aplikasi topikal gel obat atau penggunaan obat oral (Albothyl) mungkin disarankan untuk mengobati sariawan.
  • Individu yang terkena harus membuat perubahan diet yang diperlukan. Akan lebih baik untuk menghindari makanan yang bisa mengiritasi lidah.
  • Akan lebih baik untuk menahan diri dari minum minuman panas dan makanan pedas.
  • Obat kumur dan pasta gigi yang mengandung sodium lauryl sulfate tidak boleh digunakan.

Oral Lichen Planus



Oral lichen planus adalah penyakit inflamasi yang mempengaruhi lapisan mukosa mulut. Hal ini menyebabkan bercak putih seperti renda di bagian dalam pipi, bibir, gusi dan lidah.

Penyebab

  • Meskipun penyebab pastinya belum diketahui, faktor genetik dan respon imun mungkin berada di balik berkembangnya kondisi ini.
  • Kondisi ini bisa dipicu oleh penggunaan jangka panjang obat-obatan tertentu yang digunakan untuk mengobati arthritis, penyakit jantung, atau tekanan darah tinggi.
  • Bercak putih seperti renda mungkin berkembang karena reaksi terhadap makanan tertentu atau tambalan gigi. Gejala dapat memburuk karena kebersihan mulut yang buruk, penumpukan plak, atau gigi palsu kurang pas.

Pengobatan



  • Perawatan lichen planus oral dapat meliputi aplikasi topikal kortikosteroid.
  • Menggunakan obat kumur antiseptik mungkin terbukti bermanfaat dalam menanggulangi masalah penumpukan plak.
  • Obat imunosupresan dapat ditentukan dalam beberapa kasus.

Oral Thrush

Oral thrush juga disebut kandidiasis mulut. Hal ini ditandai oleh perkembangan endapan putih pada selaput lendir mulut.

Penyebab

  • Kandidiasis mulut adalah infeksi jamur, yang disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari jenis fungi yang disebut Candida albicans.
  • Bayi, penderita diabetes, orang asma, pengguna gigi tiruan, atau perokok lebih mungkin untuk mengembangkan kondisi ini.
  • Penggunaan jangka panjang antibiotik dapat menjadi faktor penyumbang. Wanita yang telah menggunakan pil KB untuk waktu yang lama mungkin juga rentan.

Pengobatan

  • Pengobatan kandiasis mulut termasuk penggunaan obat antijamur. Ini mungkin tersedia dalam bentuk tablet, tablet hisap, atau cairan.
  • Mengambil suplemen probiotik juga mungkin terbukti bermanfaat.

Selain kondisi tersebut, peradangan tunas perasa, herpes stomatitis, atau kanker mulut juga bisa mempengaruhi tampilan dan tekstur lidah. Meskipun meningkatkan kebersihan mulut dan membuat modifikasi gaya hidup dapat membantu dalam menurunkan kejadian masalah seperti itu, akan lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter gigi jika benjolan tersebut muncul sekarang dan kemudian hari.

Disclaimer : Informasi yang disediakan dalam artikel Bramardianto.com ini adalah semata-mata untuk mendidik pembaca. Hal ini tidak dimaksudkan untuk menjadi pengganti nasihat dari seorang ahli medis.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."