Bronkitis, Mencegah Bronkitis, Pencegahan BronkitisCara Mencegah BronkitisBronkitis dapat dihindari dengan mengikuti langkah-langkah pencegahan sederhana. Berikut adalah tips untuk mencegah bronkitis pada anak-anak dan orang dewasa.

Bronkitis adalah gangguan pernapasan yang terjadi ketika saluran udara meradang atau bengkak karena infeksi. Trakea di paru memiliki dua cabang atau bronkus. Ketika salah satu dari mereka terkena, orang menderita penyakit ini. Asap, iritasi kimia, polusi udara, komplikasi infeksi virus penyebab bronkitis. Gejala-gejala bronkitis termasuk batuk persisten (disertai lendir), sesak napas, nyeri dada, pilek, flu, mengi, dll.

Bronkitis ada dua jenis, yaitu akut dan kronis. Dalam kasus akut, gejala parah, namun, penyakit tidak berlangsung lama. Di sisi lain, kasus kronis merupakan penyakit yang berlangsung lama. Gejala-gejala bronkitis bisa ringan atau berat, dan muncul berulang kali. Penyakit ini sering berkembang setelah pilek dan flu. Meskipun ada metode pengobatan yang tersedia, Anda harus mengikuti tindakan pencegahan untuk mencegah bronkitis.

Cara Terbaik untuk Mencegah Bronkitis

Tindakan pencegahan untuk mencegah bronkitis dapat dilakukan dengan mudah dan tidak rumit. Perokok dan orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah lebih rentan terhadap itu. Oleh karena itu, tindakan pencegahan harus diambil untuk menghindari kedua hal tersebut.

Mendapatkan Vaksinasi : Mendapatkan vaksinasi infeksi virus adalah tindakan preventif yang terbaik untuk mencegah bronkitis. Vaksinasi meminimalkan risiko tertular penyakit untuk sebagian besar. Vaksin Influenza (flu) adalah vaksin tahunan yang melindungi terhadap virus influenza.

Kenakan Masker : Mengenakan masker, mencegah polusi udara seperti debu, serbuk sari dari memasuki saluran udara. Orang yang bekerja di industri logam atau batu tambang juga memiliki risiko tinggi tertular bronkitis, maka, harus mengenakan masker. Kedua, dokter atau relawan harus mengenakan masker karena mereka terus-menerus berhubungan dengan pasien yang menderita penyakit menular.

Menjauh dari Penderita :  Virus penyakit menyebar lebih cepat dari satu orang ke orang lain. Oleh karena itu, Anda harus membatasi berada di dekat orang yang menderita infeksi virus seperti pilek dan flu. Mencegah kondisi ini juga dapat mencegah komplikasinya seperti bronkitis.

Memiliki Pola Makan Seimbang : Memiliki makanan bergizi dan seimbang yang sehat meningkatkan kekebalan. Sistem kekebalan tubuh melindungi seseorang terinfeksi oleh virus penyebab penyakit. Oleh karena itu, ada kemungkinan kurang tertular penyakit. Anda harus menyertakan buah-buahan segar, sayuran, kacang-kacangan, dll dalam diet harian Anda untuk meningkatkan kekebalan.



Jangan Merokok : Merokok adalah salah satu penyebab menonjol dari bronkitis. Ketika seseorang merokok, ia menghirup asap tembakau.Asap yang dihirup menyebabkan iritasi pada saluran udara dan memproduksi lendir, yang kemudian mengembangkan bronkitis. Oleh karena itu, merokok harus dihentikan sepenuhnya.

Hindari Perokok : Anda mungkin tidak menyadari tetapi merokok pasif adalah sama berbahaya bagi kesehatan seperti merokok aktif. Karena terpapar asap rokok (pertama atau tangan kedua) mengiritasi bronkus dan menyebabkan bronkitis. Oleh karena itu, Anda harus menghindari berada di antara perokok, atau berada di daerah penuh dengan asap rokok.

Menjaga Kebersihan : Karena bronkitis disebabkan infeksi virus, Anda harus mengikuti langkah-langkah tertentu untuk menghindari infeksi. Anda harus menggunakan saputangan saat bersin atau batuk, mencuci tangan, dan juga menggunakan pembersih. Kedua, Anda tidak perlu berbagi barang pribadi dan pakaian orang yang menderita penyakit.



Merokok dan Bronkitis

Ingatlah, bahwa merokok merangsang bronkitis. Karena saluran udara perokok terus-menerus terpapar asap tembakau, mereka bisa meradang dan mengakibatkan bronkitis. Perokok memiliki sepuluh kali kesempatan lebih tinggi untuk tertular penyakit ini dibandingkan non-perokok. Setelah perokok terjangkit oleh penyakit, lebih sulit bagi mereka untuk pulih dibandingkan pasien lain. Jika perokok yang menderita bronkitis akut terus merokok, silia di paru-paru mereka rusak secara permanen, sehingga terjadi kasus bronkitis kronis. Bila berkelanjutan untuk waktu yang lama, menjadi prekursor kanker paru-paru. Setelah Anda berhenti merokok, fungsi paru-paru meningkat, dan kanker paru-paru dapat dihindari.

Meskipun bronkitis ditemukan pada perokok serta orang-orang non-perokok, adalah bijaksana untuk mengikuti semua langkah-langkah pencegahan bronkitis diatas. Ini dapat membantu Anda tetap sehat, hidup bebas penyakit. Terakhir, Anda harus selalu ingat bahwa ‘Mencegah lebih baik daripada mengobati!’ Informasi ini dimaksudkan hanya untuk tujuan pendidikan dan sama sekali tidak harus menggantikan konsultasi dokter. Berhati-hatilah!




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."