sabar, kesabaran, cara tetap sabar

Cara Mengembangkan Sikap Sabar
Kesabaran adalah sifat penting yang menjadikan kita tekun dan tetap fokus dalam hal kehidupan sehari-hari. Berikut adalah beberapa latihan untuk membantu Anda melatih kesabaran dan membangun toleransi terhadap kekecewaan.

Banyak dari kita pada waktu tertentu kehilangan kesabaran. Kehilangan kontrol kesabaran dapat menyakiti bukan saja kita, tetapi juga orang di sekitar kita. Ketidaksabaran menimbulkan tingkat stres kita dan bahkan dapat menyebabkan kerusakan fisik pada tubuh kita. Menjadi tidak sabar juga dapat merusak hubungan.

Mengapa Perlu Berlatih Kesabaran?

Orang lain sering melihat orang-orang tidak sabar itu seperti temperamen, sensitif, dan impulsif. Mereka dapat dilihat sebagai pengambil keputusan yang buruk, karena mereka membuat penilaian cepat atau mengganggu orang. Beberapa orang bahkan akan menghindari orang-orang yang tidak sabar, karena dinilai miskin kemampuan dan bertabiat buruk.

Orang dengan kepribadian ini tidak mungkin berada di atas daftar untuk ditempatkan ke posisi kepemimpinan. Ketidaksabaran bahkan dapat mempengaruhi hubungan di rumah. Semakin Anda banyak bersabar dengan dengan diri sendiri maupun orang lain, lebih mungkin Anda dipandang positif oleh rekan-rekan Anda dan manajer Anda, belum lagi keluarga dan teman-teman.



Pada artikel ini, kita akan mempelajari strategi yang dapat Anda gunakan untuk menjadi orang yang lebih sabar.

Tanda-tanda Ketidaksabaran

Bagaimana Anda tahu kapan Anda sedang tidak sabar? Anda mungkin akan mengalami salah satu atau lebih dari gejala berikut :

  • Nafas pendek
  • Otot tegang
  • Tangan mengepal
  • Kaki bergoyang
  • Mudah tersinggung/marah
  • Kecemasan/kegelisahan
  • Terburu-buru
  • Ambil keputusan yang cepat

Menemukan Penyebabnya

Jika Anda mengalami gejala-gejala ketidaksabaran, langkah selanjutnya adalah dengan cara menemukan penyebab sebenarnya. Banyak dari kita memiliki “pemicu.” Ini bisa menjadi orang-orang, kata-kata atau situasi tertentu (seperti lalu lintas jam sibuk) yang secara mudah menstimulasi pikiran kita untuk tidak sabar.

Cara Berlatih Menjadi Orang yang Tetap Sabar

1. Ambil nafas dalam-dalam, pelan, dan hitung sampai 10. Melakukan hal ini akan membantu memperlambat detak jantung Anda, merilekskan tubuh Anda, dan menjauhkan Anda secara emosional dari situasi sulit. Jika Anda merasa benar-benar tidak sabar, Anda mungkin perlu melakukan penghitungan lagi, atau melakukan hal ini beberapa kali.
2. Ketidaksabaran dapat menyebabkan otot-otot Anda tegang tanpa sadar. Jadi, secara sadar fokus pada tubuh Anda tetap santai. Sekali lagi, mengambil napas dalam-dalam secara perlahan. Mengendurkan otot Anda, dari jari-jari kaki Anda sampai ke atas kepala Anda.
3. Belajarlah untuk mengelola emosi Anda. Ingat, Anda memiliki pilihan dalam bagaimana cara bereaksi dalam setiap situasi. Anda dapat memilih untuk bersabar, atau memilih untuk tidak, itu semua terserah Anda.
4. Paksakan diri untuk kalem. Buatlah diri Anda berbicara dan bergerak lebih pelan. Ini akan memunculkan kesan kepada orang lain seolah-olah Anda tenang, “bertindak” sabar, dan Anda sering “merasa” lebih sabar.
5. Berlatih mendengarkan secara aktif dan mendengarkan empatik. Pastikan Anda memberi orang lain perhatian penuh, dan dengan sabar merencanakan respons Anda terhadap apa yang mereka katakan.
6. Ingatkan diri Anda bahwa ketidaksabaran Anda justru tidak membuat orang lain bergerak lebih cepat. Pada kenyataannya, itu bisa mengganggu kemampuan orang lain untuk melakukan pekerjaan yang membutuhkan keahlian. Semua yang Anda lakukan adalah menciptakan lebih banyak stres, yang benar-benar mematikan produktifitas.
7. Cobalah untuk memperbaiki diri sendiri untuk keluar dari bingkai pikiran tidak sabar Anda. Ingatkan diri sendiri bagaimana bodohnya jika Anda bereaksi dengan cara ini.
8. Jika ketidaksabaran menyebabkan Anda bereaksi untuk marah terhadap orang lain, gunakan teknik manajemen kemarahan untuk menenangkan diri.
9. Beberapa orang menjadi tidak sabar karena mereka perfeksionis, ingin sempurna dalam segala hal. Namun, selain menyebabkan ketidaksabaran, perfeksionisme justru bisa memperlambat produktivitas dan meningkatkan stres.



Ingat bahwa meskipun banyak orang secara alami diberi sifat sabar, kita semua perlu melatih kesabaran untuk menjadikannya kebiasaan. Menjadi lebih sabar tidak akan terjadi dalam semalam, tapi perlahan-lahan dan butuh proses. Itu sangat penting!




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."