Bagikan :

gejala kanker lambung, bahaya kanker lambung, kanker perut, kanker perut gejalanya, pengertian kanker lambung
Gejala Kanker Perut yang Perlu Anda KetahuiApakah Anda tahu sakit perut bisa menjadi salah satu tanda gejala awal dari kanker perut atau bisa dikenal dengan kanker lambung? Berikut adalah daftar ekstensif gejala yang dapat membantu Anda dalam mengidentifikasi kanker perut.

Seperti kita ketahui, kanker adalah penyakit yang timbul karena pertumbuhan tidak terkendali dari sel-sel ganas tertentu. Sel-sel kanker dapat terbentuk di bagian manapun dari tubuh. Mereka berkembang biak sangat cepat dan menyebar ke bagian lain dari tubuh. Ada beberapa organ vital yang terletak di daerah perut seperti lambung, hati, usus, pankreas, rektum, usus, rahim dan indung telur (pada wanita). Sel-sel kanker dapat tumbuh di salah satu organ-organ ini, sehingga dapat menyebabkan kanker lambung, kanker hati, kanker pankreas, dan sebagainya. Secara khusus, laki-laki berada pada risiko lebih tinggi menderita kanker lambung daripada wanita.

Gejala kanker lambung
Penurunan berat badan yang drastis dan tiba-tiba adalah gejala klasik dari semua jenis kanker. Pembentukan benjolan dan massa juga salah satu tanda yang paling menonjol dari kanker. Di sisi lain, semua gangguan dan gejala yang berhubungan dengan perut yang dialami saat seseorang menderita kanker perut, yaitu :

  • Sakit perut
  • Anemia
  • Gangguan pencernaan
  • Mual
  • Muntah
  • Diare atau sembelit
  • Kehilangan selera makan
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Sensasi terbakar pada saat buang air kecil
  • Darah dalam urin
  • Sakit nyeri di bagian belakang
  • Nyeri pada tulang dada
  • Pendarahan vagina berat
  • Pembengkakan perut
  • Pembesaran liver dan limpa
  • Intoleransi dari makanan lemak atau makanan asam
  • Lemah
  • Sering kelelahan
  • Muntah darah
  • Darah di tinja
  • Nyeri di daerah panggul
  • Kehilangan libido
  • Keringat muncul di malam hari
  • Gatal pada kulit
  • Sering atau jarang buang air kecil
  • Perubahan ukuran dan warna tinja
  • Ketidaknyamanan perut, sering bersendawa
  • Gangguan pencernaan
  • Mulas
  • Kembung

Gejala diatas bukan daftar lengkap, dan seseorang bahkan mungkin mengalami gejala lain. Demikian pula, semua gejala yang disebutkan di atas tidak diamati bersamaan dan pada waktu yang sama. Gejalanya bervariasi sesuai dengan jenis dan stadium kanker, dan sesuai yang diamati.

Pengobatan kanker lambung
Tujuan utama pengobatan kanker lambung adalah menyembuhkan penyakit tersebut sampai tuntas hingga ke akar-akarnya. Metode yang digunakan biasanya bergantung pada tingkat keparahan penyakit dan kondisi kesehatan pasien secara umum. Pada kasus kanker lambung yang tidak dapat disembuhkan, pengobatan biasanya bertujuan membuat pasien senyaman mungkin dengan mengurangi gejala yang dirasakannya. Diperkirakan hingga 30 persen pasien kanker lambung bisa diobati hingga sembuh. Berikut ini adalah tiga jenis pengobatan utama pada kasus kanker lambung.

Radioterapi
Tujuan radioterapi adalah untuk membunuh sel-sel kanker. Pada radioterapi, metode pengobatan dilakukan dengan menggunakan pancaran energi radiasi. Biasanya metode radioterapi diterapkan pada kasus kanker lambung stadium tinggi dengan gejala pendarahan.

Sebelum operasi, radioterapi bisa dilakukan untuk memperkecil ukuran tumor lambung sehingga lebih mudah diangkat. Sedangkan radioterapi yang dilakukan setelahnya bertujuan membunuh sel-sel kanker yang mungkin masih tersisa, sekaligus mencegah kanker berkembang kembali.

Meski begitu, ada beberapa efek samping dari penggunaan radioterapi yang juga harus diperhatikan, diantaranya :

  • Iritasi atau warna kehitaman pada kulit di sekitar area yang diobati.
  • Diare.
  • Lelah.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Gangguan pencernaan.

Pelaksanaan radioterapi biasanya dilakukan secara rutin tiap minggu. Dalam satu minggu, biasanya ada lima kali sesi pengobatan selama lima hari dan masing-masing sesi berlangsung selama beberapa menit. Batas waktu pengobatan radioterapi tergantung pada tujuan dan tingkat keparahan. Sebagai contoh, untuk meredakan gejala pada kasus kanker lambung stadium tinggi umumnya berlangsung hingga dua minggu. Sedangkan untuk mencegah kanker datang kembali, umumnya berlangsung hingga lima minggu.



Kemoterapi
Kemoterapi merupakan cara untuk membunuh sel-sel kanker melalui pemberian sejumlah obat-obatan. Obat-obatan ini dapat berbentuk tablet yang diminum, infus, atau kombinasi keduanya.



Pada kanker lambung, kemoterapi yang dilakukan sebelum operasi biasanya bertujuan untuk menyusutkan tumor, meredakan gejala yang dirasakan pasien, atau memperlambat penyebaran kanker. Kemoterapi juga bisa diberikan pascaoperasi untuk mencegah kanker kembali.

Sama seperti radioterapi, waktu pelaksanaan kemoterapi dibagi menjadi beberapa sesi. Ada yang hanya berlangsung selama tiga minggu atau beberapa bulan dengan pemberian dosis tertentu secara konstan.

Beberapa efek samping kemoterapi adalah:

  • Mual.
  • Muntah.
  • Diare.
  • Badan terasa lelah.
  • Anemia.
  • Rambut rontok.
  • Kerusakan saraf.

Biasanya efek samping ini akan hilang setelah pengobatan kemoterapi berakhir. Efek samping kemoterapi pada tiap pasien kanker lambung bisa berbeda-beda tergantung dari reaksi pasien itu sendiri terhadap pengobatan, jumlah sesi pengobatan yang dilakukan, dan jenis obat kemoterapi yang diberikan.

Operasi
Jenis operasi penanganan kanker lambung yang dilakukan tergantung dari tingkat keparahan penyebaran kanker itu sendiri. Misalnya apabila kanker yang terdiagnosis masih dalam tahap awal dan baru berkembang di dinding lambung, maka prosedur yang disebut reseksi endoskopi bisa dilakukan.

Melalui prosedur ini dokter tidak perlu membedah pasien dan cukup memasukkan alat endoskop ke lambung melalui mulut dan kerongkongan. Dengan alat khusus yang dilengkapi kamera ini, dokter dapat mengangkat kanker dari lapisan lambung dan menyisakan jaringan yang masih sehat.

Prosedur operasi yang masih termasuk dalam pengobatan kanker lambung stadium rendah adalah gastrektomi parsial. Namun, dalam prosedur ini, dokter akan melakukan pembedahan pada perut pasien untuk mengangkat bagian lambung yang terinfeksi kanker. Gastrektomi parsial umumnya dilakukan jika kanker masih berada di lambung bagian bawah dan belum menyebar ke bagian tengah dan atas.

Lebih jauh dari gastrektomi parsial adalah gastrektomi total. Prosedur ini dilakukan jika kanker telah menyebar ke lambung bagian tengah dan atas. Pada kasus ini dokter akan terpaksa mengangkat seluruh lambung pasien dan langsung menghubungkan usus halus dengan ujung saluran kerongkongan.

Pengangkatan kelenjar getah bening yang diduga telah digerogoti oleh kanker juga akan dilakukan. Prosedur ini juga berguna untuk mencegah kanker kambuh lagi.

Risiko operasi
Sama seperti metode pengobatan kanker lambung lainnya, operasi juga dapat menyebabkan risiko. Beberapa di antaranya adalah:

  • Pendarahan.
  • Gangguan pencernaan.
  • Infeksi.

Cara mencegah kanker lambung
Agar terhindar dari kanker lambung, lakukan beberapa langkah sehat berikut ini.

  • Kurangi konsumsi garam dan makanan-makanan yang diolah secara diasapi.
  • Perbanyak makan sayur dan buah-buahan.
  • Tidak merokok.
  • Jangan abaikan dan obati sampai tuntas jika Anda menderita infeksi pada lambung.
  • Berhati-hati dan selalu patuhi aturan dari dokter dalam menggunakan aspirin atau obat-obatan antiinflamasi non-steroid.

Peluang sembuh penderita kanker lambung
Peluang sembuh dari penyakit kanker lambung tergantung dari beberapa faktor, misalnya kondisi kesehatan pasien secara umum, usia pasien, dan setinggi apa tingkat keparahan atau seberapa jauh kanker lambung telah menyebar saat pertama kali terdiagnosis.

Karena gejala kanker lambung hampir sama dengan beberapa masalah lambung lainnya, maka umumnya penderita tidak menyadari hingga kanker lambung sudah berada pada stadium tinggi ketika terdiagnosis. Menurut penelitian, sebanyak lima belas persen penderita kanker lambung masih dapat hidup setidaknya lima tahun ke depan setelah diagnosis dan sekitar sebelas persen yang terdiagnosis masih dapat hidup setidaknya sepuluh tahun ke depan.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."