Herbal Alami untuk Mengobati Penyakit Asam UratPenyakit asam urat memang menjengkelkan. Jika Anda pernah mengalaminya, rasa sakit di sekitar persendian terkadang menyiksa. Artikel berikut akan membahas mengenai penyebab penyakit asam
urat dan pengobatan alami asam urat.

asam urat, obat asam urat, mengobati asam urat, herbal asam urat, penyebab asam urat, gejala asam urat, penyakit asam urat, pengobatan asam urat

Masih banyak orang belum tahu betul penyebab penyakit asam urat. Penyebabnya adalah karena terlalu banyak mengkonsumsi zat purin secara berlebihan, purin merupakan zat yang banyak dihasilkan dari daging-dagingan. Zat purin yang terkandung pada daging akan diubah dan kemudian disusun kembali menjadi protein-protein dalam tubuh, inilah cara tubuh kita untuk memperoleh gizi dari kandungan daging, proses pengubahan zat purin ini melibatkan enzim bernama HGPRT. Jika tubuh kita kekurangan ataupun mengalami defisiensi enzim HGPRT ini, maka jumlah purin di dalam tubuh jadinya akan menumpuk, purin yang tidak terpakai inilah yang akan diubah menjadi asam urat dalam jumlah yang besar. Terjadinya peningkatan kadar asam urat yang ada di dalam tubuh, membuat ginjal kita tidak akan mampu untuk membuang kelebihan dari asam urat tersebut. Akhirnya banyak kristal asam urat berlebih yang menumpuk di persendian. Akibatnya sendi kita akan terasa nyeri, jadi membengkak, meradang, terasa panas dan juga kaku. Dengan mengetahui penyebab penyakit asam urat tersebut, setidaknya kita bisa melakukan pencegahan untuk kedepannya. Mungkin masih banyak yang belum mengetahui tentang gejala penyakit asam urat.

Gejala penyakit asam urat yang sering dialami para penderitanya antara lain adalah persendian terasa nyeri, kesemutan atau bahkan sampai membengkak dan tampak berwarna merah, biasanya akan terasa lebih nyeri di pagi hari setelah bangun tidur dan juga pada malam hari secara berulang-ulang. Bagian tubuh yang di serang di daerah sekitar jari kaki, tumit,tangan, pegelangan tangan, lutut dan sikut. Jika sudah parah persendian kita akan terasa sangat sakit ketika digerakkan. Itu semua merupakan gejala penyakit asam urat yang umum dialami.

Makanan Pantangan untuk Penderita Asam Urat

Pantangan makanan bagi penderita asam urat adalah makanan seperti jeroan, usus paru,babat dan lain-lain. Selain itu hindari juga abon, makan kalengan dendeng, kambing,daging sapi, kuda, bebek, kacang tanah, kacang kedelai, kubis kacang hijau, emping, keju, bayam, buncis, kangkung, daun singkong, es krim daun pepaya, telur serta makanan yang cukup banyak mengandung protein dan juga lemak. Setidaknya hentikan konsumsi makanan tersebut sebelum pengobatan tuntas, nanti Anda bisa menguranginya setelah sembuh untuk pencegahan. Pantangan makanan bagi penderita asam urat tersebut harus Anda patuhi dengan disiplin.

Obat Herbal untuk Mengobati Asam Urat

Cara mengobati asam urat secara alami atau dengan obat herbal tradisional akan berkhasiat lebih maksimal jika Anda banyak minumi air putih, karena air putih mampu membantu untuk mengeluarkan kristal asam urat yang terdapat dalam tubuh. Selain itu konsumsilah kentang, pisang,  yoghurt, jeruk, sawi putih,buah naga, strawberry, jahe,belimbing wuluh, labu kuning, sereh,  tomat dan juga makanan yang mempunyai kandungan karbohidrat seperti nasi, ubi,singkong dan roti. Berikut cara mengobati asam urat secara alami dengan ramuan herbal.

1. Ubi jalar merah
Caranya adalah 200 gr ubi jalar merah ditambah dengan 5 butir cengkeh, satu buah biji pala,ditambah 1 ruas jari kayu manis, 15 gram jahe merah, 5 butir kapulaga, 10 butir merica dan juga gula merah secukupnya. Campurkan semua bahan tersebut kemudian rebus dengan 1 ½ liter air. Biarkan mendidih hinggatersisa  ½ liter. Setelah dingin, minum airnya 2 x sehari dan selain itu ubi merahnya nya juga dapat di makan.

2. Pare
Caranya, siapkan 1 buah pare mentah yang dibuang bijinya kemudian cuci bersih dan Anda potong-potong. Setelah itu rebus dengan 2 gelas air hingga mendidih dan tersisa sekitar 1 gelas, minum airnya sehari 1 kali.

3. Daun salam
Ambilah 10 lembar daun salam yang segar kemudian rebus dengan 2 gelas air sehingga tersisa menjadi 1 gelas saja, lalu minum airnya 2 kali sehari.

4. Tekokak dan leunca
Buah tekokak dan leunca ini dapat kita masak dengan dijadikan sayur dan makan secukupnya, lebih baik mengkonsumsinya 2 hari sekali.

5. Sidaguri
Di beberapa daerah, tanaman ini mempunyai nama yang berbeda, misalnya sadagori, guri, otok-otok siliguri, kahindu atau bitumu. Dalam dunia pengobatan, tanaman sidaguri ini digunakan sebagai antiradang, sebagai peluruh kencing dan juga penghilang rasa sakit. Rebus 15 hingga 30 gram sidaguri kering atau 30 hingga 60 gram sidaguri basah dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa setengahnya. Minum ramuan tersebut 3 kali sehari, masing-masingnya ½ gelas. Jika Anda menggunakan akarnya, dosisnya 10 sampai 15 gram.



6. Sambiloto
Di beberapa daerah, tanaman ini mempunyai nama yang berbeda, misalnya papaitan, bidara, ki pait kayu mas, sampiroto, lang, ki peurat atau ki oray. Siapkan sambiloto kering sebanyak 10 gram, kemudian cuci bersih. Campurkan dengan rimpang temulawak kering kira-kira 10 gram, komfrey 5 sampai 10 gram dan buah lada sebanyak 1 gram. Rebus semuanya dengan 5 gelas air sampai mendidih dan tersisa 3 gelas saja. Minum ramuan ini sebanyak 3 kali setiap harinya, masing-masing satu gelas 1 jam sebelum Anda makan atau 2 jam setelah selesai makan.



7. Kumis kucing
Siapkan 10 gram daun kumis kucing yang kering atau 20 gram basah, kemudian cuci sampai bersih. Campurkan dengan 10 gram meniran yang kering atau 20 gram basah, ditambah 10 gram sawi tanah yang kering atau 20 gram basah, tambahkan 15 gram jahe merah yang kering atau 30 gram basah, dan juga 10 gram kapulaga kering. Memarkan terlebih dahulu jahe merah sebelum dicampurkan dengan bahan yang lain, rebuslah semua bahan tersebut dengan satu liter air bersih hingga tersisa setengahnya saja. Minum ramuan tersebut diwaktu pagi, siang dan juga sore hari, masing-masingnya ¾ gelas atau 150 ml atau bisa juga diminum dua kali dalam sehari masing-masingnya 200 ml atau satu gelas.

8. Daun sirsak
Caranya adalah ambil daun sirsak sebanyak 6 hingga 10 lembar. Setelah itu cuci hingga bersih. Potong-potong daun sirsak sehingga menjadi beberapa bagian agar kandungan senyawa yang ada didalamnya dapat keluar lebih maksimal. Setelah itu rebus dengan daun sirsak dengan dua gelas air. Biarkan mendidih dan tunggu hingga tersisa sekitar satu gelas. Minum ramuan secara teratur dua kali dalam sehari pada pagi dan malam hari.

9. Jus ceri
Silahkan Anda buat jus ceri seperti membuat jus biasa. Minumlah jus ceri setiap hari untuk dapat membantu darah dan urin agar bisa mengimbangi sifat asamnya. Selain itu ceri juga kaya akan nutrisi serta kalium sehingga sangat efektif untuk mengobati nyeri dari penyakit asam urat.

10. Lemon
Selain dengan jus ceri, Anda juga bisa membuat jus lemon, karena lemon membuat tubuh dapat membuat tubuh dapat membentuk kalsium karbonat yang cukup efektif dalam menetralkan asam urat.

11. Cuka madu
Mengkomsumsi cuka madu setiap hari dapat memberikan suasana basa di dalam tubuh kita sehingga mampu menetralisir asam urat dan memudahkan proses pengeluaran asam urat oleh ginjal kita, cuka madu juga terbukti sangat efektif untuk dapat menghancurkan kristal asam urat. Saat ini cuka madu banyak tersedia dan bisa di dapatkan di pasaran.

Nah, silahkan Anda pilih salah satu ramuan alami untuk mengobati asam urat seperti yang sudah ditulis di atas. Semoga segera sehat dan terbebas dari penyakit asam urat.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."