Merasa Mudah Lelah dan Kurang EnergiKetika Anda merasa lelah dan lesu sekitar sore hari, maka biasanya itu waktu yang tepat untuk secangkir teh atau kopi. Namun, ketika perasaan seperti itu berlangsung terus sepanjang waktu, maka dapat disebabkan oleh kondisi medis yang mendasari.

lelah, letih, lesu, lemas,

Merasa lelah dan letih sesekali baik-baik saja, tetapi jika itu menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari, tentunya kita menjadi frustasi dan menyedihkan, dan tentu saja mengganggu aktifitas harian. Dalam rangka untuk mengatasi mudah kelelahan, seseorang harus melakukan perubahan gaya hidup dan diet tertentu.

Penyebab Kelelahan dan Kecapekan



Tidur yang tidak memadai : Jika seseorang tidak tidur cukup malam sebelumnya, bisa dipastikan ia mungkin merasa lelah sepanjang hari berikutnya. Kebanyakan orang dewasa membutuhkan 6-8 jam tidur untuk tetap segar dan energik sepanjang hari.

Gangguan Tidur : Seseorang yang menderita gangguan tidur seperti sleep apnea, ditandai dengan pernapasan terganggu saat tidur, mengalami gangguan siklus tidur, membuat orang merasa lelah sepanjang waktu. Untuk mengatasi sleep apnea, coba untuk mempertahankan berat badan yang sehat, dan berhenti merokok.

Anemia : Seseorang yang mengalami anemia, sering merasa lelah karena penurunan jumlah sel darah merah atau hemoglobin dalam darah. Ini mungkin hasil dari kekurangan zat besi, vitamin B12 atau gangguan produksi sel darah merah. Hemoglobin melakukan fungsi yang sangat penting membawa oksigen ke berbagai bagian tubuh dari paru-paru. Karena defisiensi, tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup, membuat orang merasa lelah sepanjang waktu.

Pola Makan Buruk : Diet yang tidak memiliki nutrisi penting, membuat orang merasa seolah-olah ia tidak memiliki energi. Orang-orang yang memilih untuk diet tidak tepat, diet rendah lemak atau diet rendah karbohidrat cenderung merasa lesu dan lelah sepanjang waktu. Juga, kita harus melihat berapa banyak mereka makan. Makan terlalu sedikit juga salah satu alasan kelelahan.

Kelebihan Gula dan Kafein : Salah satu alasan merasa lelah setelah makan adalah kelebihan asupan makanan yang kaya gula, seperti makanan penutup dan kembang gula. Ketika seseorang mengkonsumsi produk makanan seperti, kadar gula darahnya meningkat. Untuk menyeimbangkan hal ini, pankreas memproduksi insulin lebih banyak. Ketika insulin ini dilepaskan ke dalam aliran darah, triptofan, zat pembentuk protein, bergerak ke otak, dan akan dikonversi menjadi serotonin. Hal ini karena adanya kelebihan serotonin di otak bahwa seseorang merasa lelah setelah makan. Kelebihan konsumsi teh atau kopi adalah alasan lain mengapa orang merasa lelah.

Ketidakseimbangan Hormonal : Pada wanita, kelelahan bisa disebabkan karena ketidakseimbangan hormon, terutama ketika mereka mendekati menopause atau menstruasi.

Stres dan Kecemasan : Seseorang yang berada di bawah tekanan mental mungkin merasa mudah marah, pusing, dan lelah sepanjang waktu.

Cara Mengatasi Kelelahan



  • Mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin, protein, karbohidrat, serat, mineral dan lemak esensial sangat penting untuk mengatasi “tak berenergi”, dan kondisi “selalu merasa lelah”. Sertakan banyak sayuran hijau, biji-bijian, buah-buahan, dan produk susu dalam diet Anda untuk membentuk energi berkelanjutan sepanjang hari. Menahan diri dari makanan tinggi kafein, dan produk yang yang memiliki kelebihan gula di dalamnya, adalah sama pentingnya.
  • Untuk anemia yang disebabkan kelelahan, memasukkan makanan kaya zat besi dalam makanan seperti hati ayam, hati sapi, tiram, kerang, biji labu, kacang-kacangan dan lentil, bersama dengan suplemen zat besi yang direkomendasikan oleh dokter akan membantu.
  • Dehidrasi juga dapat menjadi penyebab kelelahan dan kecapekan. Jadi pastikan untuk minum air yang cukup untuk menjaga tubuh Anda terhidrasi.
  • Berolahraga setiap hari membantu mengurangi stres, dan dengan demikian, meminimalkan stres akibat kelelahan. Ini membantu meningkatkan dan mempertahankan tingkat energi yang stabil sepanjang hari. Seseorang yang latihan secara teratur, bisa tidur lebih baik daripada orang yang tidak. Selain itu, berolahraga membantu dalam meningkatkan mood dan tingkat energi, karena melepaskan endorfin, hormon rasa senang, di dalam tubuh.
  • Jangan melewatkan makan. Rasa lapar untuk jangka waktu yang panjang dapat secara signifikan mengurangi kadar gula darah Anda. Tapi jangan makan berlebihan, karena dapat menguras energi Anda. Bukannya harus tiga kali makan besar, makanlah 5-6 porsi kecil sehari.
  • Mempraktekkan berbagai teknik relaksasi seperti latihan pernafasan, yoga, dan meditasi agar tubuh dan pikiran merasa tenang dan energi terisi ulang.
  • Terakhir namun tidak sedikit, mencoba untuk mendapatkan 6-8 jam tidur setiap malam supaya merasa segar, waspada, dan berenergi pada hari berikutnya.

Jika kelelahan bertambah kronis, dan terus meski setelah perubahan gaya hidup telah dijalankan, maka mungkin karena beberapa kondisi kesehatan yang mendasarinya, seperti sleep apnea, ketidakseimbangan hormon, atau diabetes. Dalam kasus seperti itu, diagnosa yang tepat dan pengobatan oleh dokter sangat dianjurkan segera.

Disclaimer : Artikel ini untuk tujuan mendidik pembaca saja, dan tidak boleh digunakan sebagai pengganti saran medis profesional.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."