penyebab lidah pecah pecah, lidah pecah pecah dan perih, lidah pecah pecah sejak lahir, lidah terbelah di tengah
Penyebab Dibalik Kondisi Lidah Pecah-PecahJika Anda telah melihat adanya celah pada lidah atau seperti terbelah ditengahnya, maka kemungkinan besar Anda mengalami kondisi yang biasa dikenal sebagai lidah pecah-pecah. Gangguan ini memang menyakitkan mengingat lidah merupakan salah satu indra yang dapat meningkatkan kualitas hidup manusia dalam proses penyerapan asupan makanan atau minuman. Mari kita cari tahu tentang kemungkinan penyebab di balik kondisi ini.



Lidah dikenal sebagai otot terkuat dalam tubuh manusia. Tak perlu banyak disebutkan, juga merupakan salah satu otot yang paling banyak bekerja. Namun, kadang-kadang lidah tampak pecah-pecah atau retak pada permukaannya. Retakan atau lipatan ini muncul di seluruh perbatasan permukaan dorsal lidah, dalam hal ini juga dikenal sebagai lidah berfisur atau lidah skrotum.

Apa Kemungkinan Penyebab Lidah Pecah-Pecah?
Yang harus Anda perhatikan adalah, lidah retak tidak memiliki penyebab spesifik. Banyak teori diajukan oleh para ahli medis yang mencoba untuk menjelaskan kejadian tersebut. Namun, sampai saat ini, tidak ada satupun teori secara memuaskan bisa diterima sebagai penyebab kondisi ini.

1. Sistem kekebalan tubuh melemah : Umumnya, ketika sistem kekebalan tubuh melemah, maka lidah berpotensi mengalami kondisi pecah-pecah. Imunitas tubuh yang menurun dapat berdampak pada gangguan autoimun yang menyebabkan lidah retak atau pecah-pecah pada lekukan setiap sisi permukaan lidah. Lekukan atau alur pada permukaan lidah ini memang tidak mendatangkan rasa sakit, namun ketika makan makanan pedas atau asam, akan menyebabkan rasa perih pada lidah.

2. Kanker lidah : Salah satu penyakit paling mematikan adalah kanker lidah. Siapa yang menduga bahwa penyebab lidah pecah-pecah serta gangguan kesehatan pada mulut dapat dijadikan indikasi adanya kanker pada daerah tersebut. Gangguan kesehatan pada mulut seperti lidah pecah-pecah dan sariwan yang tidak kunjung sembuh dapat menjadi gejala dari adanya penyakit kanker yang tumbuh pada lidah. Kanker lidah merupakan jenis kanker yang tumbuh di depan dua pertiga dari keseluruhan bagian lidah. Sedangkan apabila kanker tumbuh dan berkembang pada sepertiga sisa bagian lidah secara keseluruhan maka disebut sebagai orofaringeal.

3. Kelainan lidah : Ada kondisi tertentu yang dapat menyebabkan perkembangan celah retakan pada lidah, termasuk lidah geografis dan lidah berbulu. Lidah geografis adalah suatu kondisi dimana hilangnya filiform papila lidah, yang sering menciptakan bercak pada lidah. Perbatasan bercak ini dapat memberikan tampilan lidah pecah-pecah. Lidah berbulu adalah suatu kondisi dimana ada pertumbuhan berlebih dan keratinisasi dari papila filiform, yang memberikan tampilan ‘rambut’ pada lidah, sehingga lidah mengalami perubahan warna. Ini juga dapat membentuk pola yang mungkin disalahartikan sebagai lidah pecah-pecah.

4. Penyebab herediter : Meskipun klaim ini belum didukung oleh penelitian konklusif, beberapa orang mengatakan bahwa kondisi ini mungkin bersifat turun-temurun. Dalam kasus tersebut, kebanyakan orang memiliki lidah pecah-pecah sejak lahir.

5. Penyebab lain : Penyebab lidah retak lainnya termasuk stres, sering mengerat gigi, sering makan makanan pedas dan panas, dll. Jika ada pembengkakan atau benjolan pada lidah, demarkasi pembengkakan bisa menyerupai lidah pecah-pecah. Hal ini biasanya terlihat ketika ada pembengkakan besar dan celah yang terjadi antara pembengkakan. Kadang-kadang sariawan atau infeksi jamur mulut bisa menyebabkan lidah pecah-pecah. Sariawan adalah infeksi mulut yang disebabkan oleh jamur candida pada lapisan mulut, atau sistem kekebalan tubuh yang turun. Kurangnya biotin, vitamin B juga menyebabkan lidah retak atau sakit. Seseorang mungkin mengalami gejala seperti kelelahan, lemah, sakit pada otot, dan kulit kering karena kekurangan biotin. Sindrom Sjogren juga bisa menjadi faktor penyumbang. Penyebab lainnya bisa kekurangan gizi, sindrom genetik, dll.



Bagaimana Mengetahui jika Mengalami Lidah Pecah-Pecah?
Gejalanya mencakup tampilan retakan atau celah pada lidah. Mungkin ada gejala lain yang menyertai lidah pecah-pecah, seperti sakit, iritasi, luka mulut, alur, dll. Juga mengalami sensitivitas dan sensasi terbakar saat makan makanan pedas dan panas. Partikel makanan yang terjebak di celah lidah, yang mungkin merupakan salah satu penyebab bau mulut. Juga, sisa-sisa partikel makanan pada mulut bisa menjadi tempat berkembang biaknya mikroorganisme, sehingga menyebabkan infeksi candida atau infeksi jamur dan bakteri lainnya di lidah.

Apa yang Bisa Anda Lakukan?
Pada umumnya gangguan kesehatan ini tergolong penyakit ringan dengan penanganan medis yang ringan pula. Sangat penting untuk rajin melakukan perawatan gigi, baik dengan menyikat atau menggunakan pembersih lidah untuk menjaga celah agar tetap bersih dan bebas dari partikel makanan dan mikroorganisme, juga berhenti merokok. Perlu kita ketahui bahwa dari beragamnya penyebab lidah pecah-pecah terdapat juga indikasi penyakit ganas seperti kanker lidah. Jika dalam kasus adanya pembengkakan pada lidah, hubungi dokter gigi Anda segera, sehingga ia dapat menjalankan beberapa tes untuk menyingkirkan kanker lidah.

Jadi, meskipun lidah pecah-pecah hanyalah gejala ketidaknyamanan dan jarang menunjukkan adanya penyakit, maka yang terbaik adalah dengan mendapatkan diagnosis dan diobati oleh seorang dokter gigi sejak awal sehingga mencegah komplikasi lebih lanjut.

Disclaimer : Informasi yang disediakan dalam artikel Bramardianto.com ini semata-mata hanya untuk mendidik pembaca. Dan tidak dimaksudkan untuk menjadi pengganti nasihat dari seorang ahli medis.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."