Bagikan :

kebangkitan spiritual, kebangkitan spiritual dalam islam, kebangkitan spiritual jawa, arti perjalanan spiritual, ciri orang mengalami kebangkitan spiritual, spiritual tingkat tinggi, tanda cakra mahkota telah aktif, ciri orang spiritual tinggi, ciri-ciri orang cerdas spiritual

Apakah setelah melewati semua fase kebangkitan spiritual/rohani, kita menganggap diri kita sudah berhasil menguasai semua pengetahuan alam semesta? Apakah kebangkitan spiritual adalah pencapaian? atau malah sebaliknya, sebuah proses belajar yang tak berujung? Untuk mempertahankan keadaan kebangkitan rohani yang tetap stabil, ada banyak hal yang masih perlu kita lakukan. Baca lebih lanjut…

Kita semua dilahirkan di Bumi ini pasti memiliki sebuah misi jiwa, sebuah tujuan suci. Untuk mencapai sebuah tujuan suci itu, tentunya membutuhkan konsistensi dan tekad kuat agar terus terhubung pada tujuan kita. Setelah Anda mengetahui arti hidup Anda, untuk apa Anda disini, dan kemana besok akan pergi, Anda harus tetap berusaha menjaga keyakinan Anda sendiri, meski di sekeliling Anda berusaha menggoyahkan keyakinan Anda. Itu semua membutuhkan waktu seumur hidup dan menguras energi fisik dan mental.

Sebagian besar dari kita yang sudah berhasil melewati fase kebangkitan spiritual pasti sering bertanya pada diri sendiri, “Apakah hanya sampai disini saja? Selanjutnya apa yang akan saya hadapi?”. Pengetahuan spiritual memberi kita kebijaksanaan dari setiap pengalaman (wisdom) yang tak ternilai harganya. Karena orang-orang yang berhasil melewati fase ini telah mengalami pergeseran persepsi dari keyakinan lama (material) menuju ke perspektif yang lebih baru (spiritual). Memang tidaklah mudah menjaga keadaan tetap berada dalam kedamaian dan kebahagiaan batin saat sampai di level ini, karena kita semua masih harus terus membimbing orang lain yang masih belum bangkit kesadaran spiritualnya di sepanjang usia kita. Tetapi ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk melepaskan diri dari sikap apatis itu, dan menggunakan pencapaian spiritual Anda untuk kebaikan yang lebih besar. Inilah yang dapat Anda lakukan :



Tetap terkoneksi dengan orang-orang yang memiliki kesamaan misi
Kebangkitan Spiritual adalah pengalaman yang sangat subyektif. Dimana jalan/sarana, waktu, dan pengalaman yang dialami setiap individu berbeda-beda, namun intinya tetap sama. Berinteraksilah dengan orang-orang yang juga memiliki pengalaman spiritual seperti Anda. Itu dapat memberi Anda wawasan yang berharga. Anda dapat belajar lebih banyak lagi tentang spiritualitas, melalui pengalaman mereka.

Bagi saya pribadi, berinteraksi dengan orang yang memiliki pemikiran serupa ternyata menjadi titik balik dalam hidup saya. Itu mendorong saya untuk membantu orang-orang di sekitar saya dan menyebarkan pesan cinta kasih dan kedamaian. Setiap hari, saya menemukan sesuatu yang baru tentang mengasihi sesama dan kehidupan melalui pengalaman mereka.

Tetap waspadai kemunculan Ego diri kita sendiri
Kadang-kadang, setiap kita berhasil melampaui ujian-ujian kehidupan, ada sedikit rasa kesombongan terbersit dari dalam hati. Sebagian orang, belum berhasil melumpuhkan ego diri sendiri. Ego, meskipun Anda sudah tercerahkan sekalipun, masih akan tetap mengikuti. Karena ego merupakan emosi kuat yang melahirkan negativitas seperti merasa superior, benci pada diri sendiri, apatis, dsb. Ego bisa bangkit kapan saja. Tapi, setelah Anda melewati kebangkitan spiritual, akan jauh lebih mudah untuk mengidentifikasi dan segera meredamnya.

Saat ego datang, hal penting yang harus diingat adalah mencari pemicu dan faktor dibaliknya. Meski Anda telah terbangun secara rohani, Anda tidak bisa meremehkan egoisme begitu saja. Ingatlah, setiap hari adalah perjuangan. Dibutuhkan waktu bertahun-tahun sebelum kita dapat menyesuaikan diri dengan efek setelah kebangkitan spiritual. Kesedihan, kekosongan batin, kehilangan motivasi, dan depresi masih terus berlanjut, dan levelnya juga tentu berbeda.

Untuk mengkondisikan diri Anda supaya tetap stabil, Anda harus menghilangkan pola-pola berulang yang menghancurkan kondisi terbangun Anda. Misalnya, Anda tidak boleh membiarkan pendapat dan pemikiran merendahkan orang lain (meski dalam hati) muncul dalam pikiran Anda, itu akan berpengaruh dalam hidup Anda.

Kehidupan setelah kebangkitan spiritual lebih menantang dan sulit, tetapi memberi pemenuhan batin tersendiri. Setidaknya Anda tahu bahwa ketika Anda menghadapi setiap tantangan hidup demi tujuan yang lebih besar, yang tidak bisa dibandingkan dengan materi. Selain rutin bermeditasi, berolahraga setidaknya seminggu dua kali juga penting, agar tidak ada energi yang tersumbat di tubuh Anda. Semoga Anda tetap berbahagia.





Loading...
Bagikan :