Bagikan :

persalinan, tips persalinan lancarKecemasan kehamilan diikuti oleh persalinan yang menyakitkan menakuti kebanyakan wanita. Namun, setelah mengetahui beberapa langkah mudah dan membuat persiapan yang memadai secara signifikan dapat membuat persalinan lebih mudah dan lancar.

Dr Duru Shah, dokter kandungan dan ginekolog, dan Dr Rita Shah, konsultan Lamaze, memberitahu Anda apa yang harus dilakukan.

Mengetahui Banyak Informasi
Rasa takut yang tidak diketahui adalah salah satu faktor terbesar yang berkontribusi terhadap rasa sakit. Sepanjang proses persalinan, wanita, jika tidak sadar, akan cemas apakah perkembangan tubuhnya normal atau tidak, itulah sebabnya mengapa penting untuk memberitahu wanita terlebih dahulu apa yang diharapkan. Sangat penting untuk mendidik mereka tentang kebiasaan nutrisi yang tepat dan bagaimana membawa diri ketika akan melalui proses persalinan. Wanita yang tahu apa yang diharapkan dilaporkan mengalami sedikit rasa sakit daripada mereka yang tidak. Sebuah informasi yang baik mengatur waktu kontraksi dengan baik.

Tak ketinggalan, dalam proses ini ada banyak pergolakan emosional yang dialami wanita. Ketika dia tahu bahwa perasaannya ‘normal’, dia lebih siap untuk menangani. Karena dia merasa ‘di bawah kendali’, itu membuat lebih mudah bagi dokter untuk membantu dan berkomunikasi dengannya. Membangun kepercayaan dirinya, maka tugas setengah selesai.

Suami Siaga
Memiliki suami siaga di sampingnya adalah dorongan emosional yang besar yang dapat mengatasi rasa sakit menjauh. Banyak rumah sakit di kota tidak mengizinkan suami di ruang bersalin dan meninggalkan wanita ditangani oleh perawat dan staf rumah sakit lainnya, yang meskipun dilengkapi peralatan medis cukup baik. Kehadiran suami bisa menjadi dorongan emosional yang besar dan membantu wanita mengatasi rasa sakit dengan cara yang lebih baik. Misalnya, berkali-kali, selama persalinan, seorang wanita meskipun memiliki pengetahuan yang memadai, pasti terkadang lupa teknik bernapas yang benar saking paniknya. Suami dapat masuk dan mengingatkan dia tentang hal yang sama dengan cinta dan kasih sayang yang cukup.



Bius Epidural
Suntikan epidural tetap akan membuat Anda dalam keadaan sadar. Itu dikarenakan sifatnya yang hanya anestesi lokal. Pada prinsipnya epidural akan bekerja pada daerah yang menjadi titik sakit. Calon ibu akan tetap dalam keadaan sadar layaknya persalinan normal pada umumnya. Anda masih tetap harus mengejan dan akan tetap melalui proses kontraksi. Namun Anda tidak akan merasakan sakit yang luar biasa karena bagian tubuh Anda dari pinggang ke bawah akan terasa kebas (mati rasa). Dengan begitu Anda akan merasa jauh lebih santai saat proses melahirkan terjadi.

Latihan Menjelang Persalinan
Gerakan duduk bersila : Gerakan duduk bersila seperti gerakan yang dilakukan dalam salah satu gerakan yoga. Untuk melakukan gerakan ini juga cukup mudah, Anda bisa menggunakan matras sebagai bantalan duduk agar posisi Anda lebih nyaman dan tidak bersentuhan dengan lantai. Gerakan duduk bersila dengan tangan kanan dan tangan kiri diletakkan pada sisi tubuh sambil meluruskan telapak tangan dan siku. Saat posisi Anda duduk, Anda bisa melakukan latihan pernafasan yang nantinya akan sangat dibutuhkan saat proses persalinan. Latihan pernafasan juga bisa dibarengi dengan menambah gerakan dengan mengangkat kedua tangan sambil menarik nafas.

Gerakan merangkak : Gerakan lain yang baik bagi ibu hamil yaitu posisi merangkak. Merangkak bisa Anda lakukan dengan pandangan lurus kedepan, kepala terangkat dan punggung sejajar dengan menarik napas secara perlahan. Anda bisa rutin melakukan gerakan ini sebagai salah satu bagian dari senam hamil Anda.

Gerakan berbaring terlentang : Gerakan berbaring terlentang saat hamil bisa Anda lakukan dengan kedua tangan berada disamping tubuh dengan telapak tangan menghadap ke tubuh. Rilekskan tubuh Anda saat berbaring sambil memejamkan mata dan menarik napas secara perlahan.

Gerakan berbaring miring : Posisi badan miring kesamping dengan menekuk kedua lengan dan kedua lutut akan memberikan rasa yang nyaman pada ibu hamil. Gerakan ini juga bisa membantu ibu hamil menenangkan pikirannya.

Gerakan tersebut bisa Anda lakukan saat Anda hamil karena baik untuk perkembangan ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu, dan berhati-hati dalam melakukan aktivitas dan gerakan yang berlebihan karena gerakan yang berlebihan bisa memberikan dampak yang fatal bagi kehamilan.



Loading...
Bagikan :
home